0
Rp0.00
  • An empty cart

    You have no item in your shopping cart

Panci Tebal vs Tipis, Seberapa Penting Sebenarnya ?

10 Jul

Di dapur anda tentu ada lebih dari 1 jenis panci atau wajan. Mungkin juga dari beberapa merek yang berbeda. Coba perhatikan, bisa jadi ketebalannya satu sama lain juga berbeda. Beratnya pun tidak sama. Mengapa ada yang tebal dan ada yang lebih tipis ? Lebih baik yang tebal, atau sebenarnya sama saja ? Seberapa penting sebenarnya panci tebal atau tipis ?

Material Panci

Di artikel sebelumnya, sudah diulas mengenai jenis material alat masak yang sering digunakan. Termasuk panci atau wajan yang sehari – hari digunakan di rumah. Ada yang terbuat dari besi, stainless steel, aluminium, atau material lainnya. Ada yang tebal, cukup tebal, tipis, dan amat tipis. Beratnya pun berbeda – beda. Semua tergantung dari jenis material, spesifikasi, teknik produksi, kebutuhan, dan tentu saja sisi ekonomisnya.

Pabrikan atau perusahaan sebelum memproduksi suatu produk biasanya selalu mempertimbangkan faktor ekonomis. Harga, target, segmen pasar, quantity, strategi, teknik pemasaran, dan lain – lain menentukan kualitas produk yang akan diproduksi. Panci tebal bisa saja memiliki harga yang murah. Panci tipis juga bisa berharga lebih mahal.

Jadi, kita perlu mengetahui jenis material panci / wajan yang dibeli. Agar penggunaannya bisa maksimal dan paham cara merawatnya. Masing – masing material alat masak memiliki keunggulan dan kelemahannya masing – masing. Perlu diingat bahwa semua material panci / wajan bisa dibuat setebal atau setipis mungkin.

Panci Tebal vs Panci Tipis

Setelah mengetahui jenis material panci / wajan yang dibutuhkan, perhatikan tebal / tipisnya. Berikut beberapa keunggulan dan kelemahan dari panci tebal vs panci tipis.

Panci Tipis :

  • Lebih cepat menyerap panas tetapi kurang merata
  • Rawan pesok, lubang, bergelombang, dan cacat
  • Biasanya tidak ada / tidak bisa diberi tambahan induction bottom karena rawan pecah atau berlubang
  • Harga relatif lebih murah
  • Jenis atau modelnya lebih variatif karena relatif mudah dibentuk
  • Skala produksi biasanya lebih banyak / lebih besar karena market sizenya lebih besar
  • Pemilihan untuk material pendukung seperti handle, tutup, baut, dan sebagainya lebih terbatas
  • Jika perawatannya tidak benar, lebih mudah terkelupas / cacat sehingga bisa berdampak negatif bagi kesehatan

Panci Tebal :

  • Pemanasan menyebar sehingga lebih merata
  • Hasil masakan matang lebih sempurna dan tidak mudah gosong
  • Harga relatif lebih mahal. Ada beberapa yang termasuk kategori premium
  • Hampir semua hotel / restaurant berbintang menggunakan panci tebal karena lebih awet dan berkelas
  • Tidak semua panci / wajan yang tebal memiliki induction bottom. Tetapi panci tebal memungkinkan untuk diberi tambahan induction bottom. Lebih awet, bisa untuk kompor induksi, dan terkesan lebih elegan.

Panci Wok
Panci Wok Asta Premium dengan Induction Bottom

  • Biasanya material pendukung seperti handle, tutup, baut, dan lain – lain mengikuti ketebalan panci sehingga tentu lebih berat. Warna juga lebih solid, tidak gampang pudar.
  • Masa pakai bisa lebih lama / lebih awet
  • Relatif lebih aman digunakan selama mengerti cara pemakaian dan perawatannya yang benar

Kesimpulan

Di pasar atau toko swalayan, banyak ditemukan panci / wajan yang beraneka ragam. Jenis, model, fungsi, warna, coating, dan ketebalannya berbeda – beda. Ketebalan panci pada umumnya antara 1 – 3 mm. Tetapi ada sebagian yang memiliki ketebalan di bawah 1 mm dan ada yang diatas 3 mm. Tentu faktor ekonomis dan kebutuhan menjadi alasan utamanya.

Yang pasti, baik tebal atau tipis, jika panci / wajan anda kondisinya sudah terkelupas, cuil, berkarat, atau tergores cukup dalam, jangan digunakan lagi. Gantilah dengan yang baru. Apalagi bila menggunakan panci anti lengket, anda perlu tahu dengan baik cara menggunakan dan merawatnya. Karena bila terjadi hal diatas, material logam panci mungkin akan mudah larut ke dalam makanan yang dimasak. Sehingga tentu hal ini berbahaya bagi kesehatan.

Panci yang tebal biasanya harganya lebih mahal. Panci premium malah bisa 1 – 10x lipat harga panci pada umumnya. Tentu tidak semua orang memiliki budget dan kebutuhan yang sama untuk membelinya. Sebagian orang juga tentu memiliki preferensi dan prioritas masing – masing mengenai peralatan masak yang digunakan.

Oleh sebab itu, memilih panci tebal atau panci tipis adalah pilihan. Jika pertimbangannya faktor ekonomis, selama mengerti cara memakai dan merawatnya dengan baik, menggunakan panci tipis juga tidak masalah. Hanya mungkin saja, anda perlu menggantinya lebih sering. Demikian juga jika anda memiliki budget lebih, tidak ada salahnya memilih panci yang lebih tebal dan berkualitas. Selain kualitasnya lebih baik, biasanya model dan warnanya juga lebih elegan, sehingga akan lebih mempercantik dapur anda.

Jadi, seberapa penting panci tipis vs panci tebal bagi anda ?

“Kesehatan tidak ternilai harganya. Pastikan anda menggunakan peralatan masak yang baik dan berkualitas untuk keluarga tercinta”

MSG Tidak Baik Bagi Tubuh. Betulkah Demikian ?

Author: Asta & You

Apa Yang Dibutuhkan Waktu Piknik Saat Pandemi ?

Serupa Tapi Tak Sama, Junk Food vs Fast Food

Author: Asta & You

Leave your thought