0
Rp0.00
  • An empty cart

    You have no item in your shopping cart

Mengenal Jenis Spatula, Agar Tidak Salah Pakai !

07 Jun

Sering masak di rumah ? Jika ya, pasti anda memiliki setidaknya satu atau lebih spatula. Spatula, sutil, atau sodet, pada dasarnya sama, hanya beda sebutan saja. Tapi tahukah anda kalau spatula ternyata banyak jenis, dan fungsinya pun berbeda – beda. Dan tentu kalau salah menggunakannya bisa berpengaruh pada hasil masakan. Ayo mengenal jenis spatula, agar tidak salah pakai !

Pengertian Spatula

Kata spatula berasal dari bahasa latin, spatha / spathula yang berarti pedang panjang. Digunakan pertama kali pada abad ke 16 sebagai peralatan masak atau medis. Bentuknya melebar dan datar. Fungsinya untuk menyebarkan salep atau mencampur sesuatu.

Spatula juga dikenal sebagai salah satu peralatan melukis. Digunakan bersama palet untuk mencampur cat atau melukis. Dalam dunia memasak, spatula adalah salah satu peralatan dapur ( kitchen utensils ) yang memiliki banyak bentuk dengan fungsi yang berbeda – beda.

Jenis Spatula dari Bahan / Material Pembuatnya

Biasanya spatula disebut juga sebagai sutil / sodet. Ada beberapa bahan / material pembuatnya :

  • Wooden / Kayu

Sutil / sodet dari kayu paling banyak digunakan terutama di Asia. Dinilai paling aman karena tidak mengandung zat / bahan kimia lain dalam proses pembuatannya. Selain itu juga ramah lingkungan dan bisa terdaur ulang secara alami.

Tapi, saat membeli sutil / sodet kayu, pastikan jenis kayu yang digunakan memang cocok untuk memasak. Misalnya kayu pinus, cemara, atau aras kurang cocok untuk dibuat sutil / sodet karena banyak getahnya dan memiliki aroma khas. Sehingga bila digunakan saat memasak akan mempengaruhi rasa dan kualitas masakan. Bahkan mungkin bisa berbahaya bagi kesehatan. Pastikan juga sutil / sodet kayu tersebut tidak difinishing dengan furnish / vernis karena akan mudah larut ke dalam masakan.

Spatula kayu
Spatula Kayu Set – Asta Homeware

  • Silicone / Silikon

Salah satu jenis material alat masak yang lagi populer adalah silikon. Warna – warnanya cantik, fleksible, dan mudah digunakan. Jika membeli yang berbahan silikon, pilihlah yang food grade agar aman untuk kesehatan. Silikon food grade tidak berbau, tidak berubah warna, dan tidak berminyak. Aman digunakan pada temperatur panas ( sekitar 250 derajat Celcius ).

  • Logam ( Aluminium dan Stainless Steel )

Sutil / sodet berbahan aluminium maupun stainless steel banyak digunakan. Aman dan pada umumnya sudah food grade. Perbedaannya biasanya terletak pada tebal / tipisnya atau jenis stainless steel yang digunakan. Beberapa orang menghindari pemakaian sutil / sodet berbahan logam karena bisa merusak / menggores panci atau wajan penggorengan, apalagi yang berbahan anti lengket seperti teflon.

  • Nylon

Alat masak berbahan nylon juga banyak dijual. Nylon mirip dengan plastik, tapi tidak sama. Nylon merupakan turunan dari plastik yang terbuat dari polimer. Dikenal kuat, elastis, dan harganya murah. Tetapi nylon tidak tahan terhadap temperatur tinggi, sehingga relatif mudah meleleh. Jika sekedar untuk menumis ringan atau mencampur makanan tidak masalah, selama temperaturnya tidak tinggi.

Berdasarkan Nama dan Fungsinya

Bentuk spatula ada yang kurus memanjang, pendek, lebar, tebal, maupun tipis. Bagian ujungnya bisa tajam, tumpul, berlubang, padat, melingkar, dan sebagainya.

Secara umum, fungsi spatula adalah untuk mengangkat, melipat, memutar, membalik, mengikis, mencampur, maupun memotong. Untuk memasak, dikenal beberapa jenis spatula seperti :

  • Solid Turner : jenis yang paling umum ada di semua rumah tangga. Bentuknya ada yang panjang dan pendek, dengan bagian ujungnya padat. Fungsinya untuk menggoreng dan memasak. Yang pendek biasanya digunakan saat memasak teppanyaki, dan disebut scraper / teppanyaki spatula.
  • Slotted Turner / Flipper : sama dengan solid turner, hanya terdapat lubang – lubang pada bagian ujungnya. Fungsinya agar minyak / lemak bisa menetes dari sela – sela spatula saat makanan diangkat. Biasanya dipakai saat menggoreng atau membuat pancake.
  • Soup Ladle : sama seperti turner, ada yang solid ( padat ) dan slotted ( berlubang ). Fungsinya untuk mengangkat makanan berkuah / cair. Yang slotted untuk memisahkan kuah / cairan dari makanan.
  • Draining Spoon : hampir sama dengan slotted soup ladle, hanya memiliki lubang yang lebih banyak. Fungsinya untuk mengangkat / memisahkan minyak atau kuah dengan makanan.

blank
Kitchen Utensils – Image by Pinterest

  • Pasta Server : bentuknya memanjang dengan ujung depan menyerupai cakar. Berfungsi untuk mengambil pasta / mie dari wadah ke piring.
  • Whisk : termasuk dalam kategori spatula. Berfungsi untuk mencampur atau mengocok makanan. Bentuknya memanjang terbuat dari jalinan kawat yang ditekuk. Biasanya dipakai untuk mengocok telur, krim, atau makanan berbentuk cair / kental.

Beberapa nama dan jenis lainnya pada umumnya sama dan tidak ada perbedaan yang signifikan. Seperti deep soup ladle, solid spoon, slotted spoon, dan lain – lain.

Ada juga spatula yang biasanya digunakan untuk membuat kue, baking, maupun icing / frosting, seperti flexible spatula, spreader, angled, straight, dan lain – lain.

Spatula sama pentingnya dengan panci / wajan masak anda. Agar tidak salah pakai, pilihlah dengan baik materialnya dan sesuaikan juga dengan fungsinya. Salam sehat selalu !

blank

Benarkah Sosis Berbahaya bagi Kesehatan ?

Author: Asta & You
blank

Mengenal Sosis yang Ternyata Ada Ribuan Jenisnya

Author: Asta & You
blank

Jenis Sambal dan Tips Seputar Sambal

Author: Asta & You

Leave your thought