0
Rp0.00
  • An empty cart

    You have no item in your shopping cart

Jenis Material Alat Masak Apa yang Terbaik ?

blank
09 Sep

Di dapur, pada umumnya akan dijumpai berbagai macam peralatan memasak seperti panci, wajan, panggangan, spatula, pisau, gilingan bumbu, dan sebagainya. Kalau diamati, bentuk, warna, dan jenis material / bahannya pun berbeda -beda. Masing – masing material yang berbeda memiliki keunggulan dan kekurangannya masing – masing.

Stainless Steel

Peralatan masak berbahan stainless steel sangat umum dan banyak digunakan. Selain aman untuk kesehatan, sifat materialnya yang berkilau, membuat stainless steel terkesan mewah. Perawatannya pun juga mudah.

Agar stainless steel bisa tetap awet, hindari penggunaan alat berbahan logam untuk menghindari gores. Saat dibersihkan, cukup dengan sabun dan air, tanpa bahan kimia keras. Ini agar peralatan masak berbahan stainless steel menjadi lebih awet dan tahan lama.

Aluminium

Gilingan daging alumunium
Gilingan serbaguna berbahan alumunium, ringan dan kuat

Material aluminium juga umum digunakan sebagai peralatan dapur. Sifatnya yang ringan dan harga yang murah, membuat aluminium sangat digemari ibu – ibu. Selain itu, aluminium juga salah satu penghantar panas yang baik sehingga otomatis lebih irit bahan bakar. Aluminium menghantarkan panas 16x lebih baik dari stainless steel.

Dengan teknologi yang terus berkembang, aluminium bisa dibentuk menjadi berbagai peralatan masak dengan warna – warna menarik. Konsumen pun dimanjakan dengan alternatif pilihan yang lebih banyak, ringan dan juga lebih ekonomis.

Keramik

Ceramic pot
Ceramic pot

Jenis material alat masak berbahan keramik sudah digunakan sejak jaman dahulu. Keramik aman untuk makanan, anti lengket, mudah dibersihkan, dan sebagai penghantar panas yang baik.

Peralatan masak berbahan keramik yang beredar di pasaran saat ini ada dua jenis, yaitu keramik sebagai produk dan keramik yang digunakan sebagai coating / pelapis. Kekurangan dari material keramik adalah mudah retak atau pecah sehingga perawatannya pun harus ekstra hati – hati.

Banyak orang suka menggunakan alat masak berbahan keramik karena sangat aman dan terkesan tradisional / klasik. Jenis material alat masak berbahan keramik sangat mudah ditemukan di sekitar kita seperti piring, mangkok, cangkir, teko keramik, dan lain – lain.

Cast Iron

Alat masak berbahan cast iron atau besi tuang diproduksi dengan menuangkan cairan besi panas ke dalam cetakan. Cast iron adalah salah satu jenis material yang sudah digunakan sejak dahulu kala dan hingga saat ini masih sangat banyak digunakan. Misalnya untuk wajan, panggangan, panci, dan lain sebagainya.

Selain untuk peralatan masak, cast iron juga banyak digunakan di bidang pertanian, senjata, maupun arsitektur.

Dulu, setelah ditemukannya alat masak berbahan alumunium, popularitas cast iron sempat meredup. Namun saat ini cast iron menjadi populer kembali karena dianggap memberikan sentuhan ‘klasik’ atau rasa ‘original’ pada masakan yang dimasak.

Kekurangan cast iron adalah lebih berat dari jenis material lainnya. Sehingga bagi orang yang belum terbiasa menggunakannya, akan mudah terasa lelah saat memasak.

Silicone

Peralatan masak berbahan silicone beberapa tahun ini mulai berkembang. Namun materialnya ada yang food grade dan non food grade. Pastikan peralatan masak yang anda gunakan sudah food grade. Peralatan masak berbahan silicone food grade tidak berbau, tidak berubah bentuk saat terkena panas, tidak berubah warna, dan tidak berminyak.

Silicone food grade didesain khusus untuk makanan / minuman karena berbahan sama dengan silicone pada botol / dot bayi. Aman digunakan meskipun pada suhu panas. Cara perawatannya pun mudah, cukup dibilas, dicuci, dan dilap hingga kering. Simpan di tempat yang sejuk dan kering.

tatakan kue
Silicone Baking Mat

Peralatan masak berbahan silicone banyak dipakai untuk memanggang kue / roti dengan menggunakan oven maupun memasak. Produk peralatan dapur berbahan silicone seperti tatakan kue / baking mat, cetakan kue, spatula, utensils, dan lain – lain.

Enamel

Mug enamel
Mug dan cangkir dari bahan enamel

Produk berbahan enamel banyak dijumpai di pasar maupun di rumah tangga. Biasanya berupa mug, panci, baskom, dan lain – lain.

Enamel aman digunakan untuk memasak karena menggunakan lapisan kaca yang tidak mengeluarkan gas / zat beracun saat proses memasak. Akan tetapi, karena alasan pemasaran, ada beberapa produsen / supplier yang memproduksi enamel menggunakan timbal dan cadmium yang berbahaya bagi kesehatan. Oleh sebab itu, usahakan membeli produk berbahan enamel dari merek / perusahaan yang terpercaya.

Produk berbahan enamel juga harus lebih berhati – hati dalam merawatnya karena lapisan kacanya mudah retak / pecah bila terkena benturan keras.

Carbon Steel

Carbon steel adalah bentuk lain dari cast iron tetapi dengan komposisi carbon yang berbeda. Cast iron terdiri dari 97 – 98% besi dan 2 – 3% carbon. Carbon steel 98 – 99% besi dan 1% carbon. Semakin banyak carbon maka besi akan menjadi keras dan susah untuk dibentuk, tetapi akan menjadi lebih ringan.

Sebagian orang menggunakan peralatan masak berbahan carbon steel dan cast iron karena faktor kesehatan. Mengingat bahan dasarnya hanya terdiri dari besi dan carbon, tanpa komposisi kimia berbahaya lainnya. Selain itu harganya relatif murah, pemanasan lebih merata, dan cocok digunakan untuk memasak dengan temperature tinggi.

Anda bisa mempertimbangkan menggunakan peralatan masak berbahan carbon steel. Tetapi tentu varian dan warna – warnanya lebih terbatas.

Kaca

Material kaca juga umum dipakai sebagai peralatan masak sehari – hari di rumah. Biasanya berupa casserole atau panci sup. Selain transparan dan tampilannya lebih elegan, peralatan masak dari kaca juga sebagai penghantar panas yang baik.

Peralatan masak berbahan kaca tidak berpori sehingga tidak menimbulkan noda dan sisa bau yang melekat. Akan tetapi, perawatannya tentu perlu lebih ekstra hati – hati karena rawan pecah / retak. Agar lebih awet, jangan langsung dicuci / dibilas setelah dipakai memasak. Biarkan hingga dingin baru dicuci.

Copper ( Tembaga )

Tembaga dikenal sebagai penghantar panas dan listrik yang sangat baik. Tembaga bahkan menghantarkan panas 28x lebih baik daripada stainless steel, lebih cepat dan lebih merata. Sebaliknya juga lebih cepat dingin jika dijauhkan dari api.

Copper pans
Copper pans

Tembaga mahal harganya, namun memiliki bentuk dan warna yang indah. Kebanyakan peralatan masak berbahan tembaga dilapisi dengan timah yang berfungsi sebagai anti lengket ( karena timah tidak lengket ) dan juga agar tembaga tidak larut ke dalam makanan terutama bila sering memasak makanan yang mengandung asam.

Timah sendiri bahannya lunak dan mudah terkelupas. Oleh sebab itu, jika menggunakan peralatan masak berbahan tembaga dengan lapisan timah, jangan menggunakan spatula / sutil yang terbuat dari logam / besi karena akan merusak lapisan timah tersebut dan akhirnya tembaga bisa larut ke dalam makanan yang dimasak.

Demikian sedikit informasi mengenai jenis material peralatan masak yang umum digunakan. Tentu dengan mengetahui lebih banyak informasi mengenai jenis material alat masak akan menambah wawasan kita sehingga bisa memilih yang terbaik sesuai kebutuhan.

Kesehatan keluarga tidak ternilai harganya, pastikan anda memilih merek / produk yang sudah terjamin kualitasnya.

“Better life better home’

Sumber referensi tambahan :

https://www.abt.com/learn/cookware-buying-guide

blank

Work From Home, Tips dan Saran

Author: Asta & You
blank

8 Tips Memasak di Rumah Menjadi Menyenangkan

Author: Asta & You
blank

Memilih Botol Minum untuk Anak

Author: Asta & You

Leave your thought