0
Rp0.00
  • An empty cart

    You have no item in your shopping cart

Mengenal Mineral dan Manfaatnya Bagi Tubuh

blank
13 Apr

Selain vitamin, peran mineral sangat penting bagi tubuh. Mengenal mineral dan manfaatnya bagi kesehatan menjadikan kita lebih mengerti akan resiko kelebihan dan kekurangan mineral dan bagaimana cara mendapatkannya.

Agar tubuh bisa bergerak dan melakukan seluruh fungsinya dengan baik, dibutuhkan energi untuk menggerakkannya. Sumber energi berasal dari makanan, kemudian diolah bersama dengan enzym.

Enzym sendiri membutuhkan ‘kerja sama’ dari vitamin dan mineral untuk bisa menghasilkan reaksi kimia yang membuat tubuh bisa berfungsi secara keseluruhan.

Itulah mengapa tubuh kita merupakan satu kesatuan system yang sangat kompleks dan mineral menjadi salah satu elemen yang penting.

Apa itu Mineral ?

Pengertian mineral bermacam – macam tergantung dari sudut pandangnya. Dari sudut pandang geologi, mineral lebih dilihat dari bentuknya yang padat / kristal / cair, misalnya seperti opal, obsidian, gypsum, zircon, dan lain – lain.

Dari sudut pandang kesehatan, mineral adalah senyawa anorganik yang terbentuk secara alami. Mineral tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Dengan kata lain, mineral hanya bisa diperoleh dari makanan / minuman yang dikonsumsi.

Mineral terdapat pada bebatuan, tanah, dan air. Kemudian diserap oleh tumbuhan, tumbuhan dimakan oleh hewan, hewan dimakan oleh manusia. Atau manusia mendapatkan mineral langsung dari air yang dikonsumsinya.

Mineral ada ribuan jumlahnya dan hanya sebagian kecil ( 20 – 30 mineral ) yang dibutuhkan oleh tubuh. Sisanya tidak digunakan oleh tubuh. Sebagian lagi beracun, misalnya timbal.

Seperti vitamin, enzym, dan nutrisi penting lainnya, mineral tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan gabungan / kolaborasi dari mineral lainnya agar bisa bermanfaat bagi kesehatan. Contohnya, calcium yang dikenal sebagai mineral utama pembentukan tulang, tidak akan bisa bekerja tanpa adanya magnesium dan phosporus.

7 Jenis Mineral Utama, Manfaat, dan Sumbernya

Ada sekitar 20 jenis mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. 7 adalah mineral utama dan sisanya adalah mineral pendukung ( trace minerals ) yang tidak kalah pentingnya.

  • Calcium

Adalah mineral yang paling banyak terdapat dalam tubuh. Berperan penting dalam pembekuan darah, system imunitas, kontraksi otot, dan terutama untuk kesehatan tulang.

Gejala kekurangan kalsium :
Tulang keropos, perlambatan pertumbuhan, menurunnya sensitivitas otot

Sumber kalsium :
Susu, yogurt, cereal, tahu, kacang – kacangan, brokoli, kubis

  • Magnesium

Dibutuhkan oleh lebih dari 300 reaksi biokimia, magnesium adalah mineral terbanyak ke empat yang ada di dalam tubuh. Ditemukan paling banyak pada tulang dan otot. Oleh sebab itu, magnesium berperan penting dalam relaksasi otot, system saraf, mengatur ritme jantung, pembentukan tulang, dan system imun.

Gejala kekurangan magnesium :
Jantung berdebar, migrain, tekanan darah tinggi, mudah depresi, tulang lemah, gangguan pada saraf dan otot.

Sumber magnesium :
Kacang – kacangan, sayuran hijau, kedelai, kentang, ikan

Image by https://nuunutrition.com/blogs/news/magnesium-the-miracle-mineral
  • Phosporus

Digunakan bersama dengan calcium untuk membentuk tulang dan gigi. Berperan dalam metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak, untuk membangun sel saraf dan otak, dan mengatur kinerja enzym.

Gejala kekurangan phosporus :
Gangguan pada pertumbuhan tulang dan gigi, mudah lelah, depresi

Sumber phosporus :
Daging, telur, roti, cereal, kelapa, nasi, sayuran hijau, ikan, apel, alpukat

  • Potassium

Potassium mengatur ‘transportasi’ antar sel, mengirimkan nutrisi ke seluruh sel dan membuang racun. Mengatur tekanan darah, fungsi liver, dan system saraf.

Gejala kekurangan potassium :
Gangguan pada otot, liver, dan meningkatnya tekanan darah

Sumber potassium :
Pisang, pepaya, biji – bijian, cereal, ikan, sayuran dan buah

Baca Juga : Manfaat Minyak Zaitun ( Olive Oil )

  • Sodium

Sebagai salah satu mineral utama, manfaat sodium adalah mengatur keseimbangan air dalam tubuh. Membantu proses pencernaan, dan bersama dengan potassium mengatur transportasi antar sel.

Gejala kekurangan sodium :
Sering terjadi kram, mual, rematik, radang sendi, gangguan pada ginjal, sembelit

Sumber sodium :
Makanan yang dibekukan / diasinkan / dikalengkan yang biasanya tinggi garam, jus buah dalam botol, sosis, saus tomat, sayuran kaleng

  • Sulfur

Banyak ditemukan di kuku, tulang rawan, rambut, dan darah.

Gejala kekurangan sulfur :
Gangguan pertumbuhan, eczema, kerusakan pada kuku dan rambut, sakit persendian.

Sumber sulfur :
Segala jenis bawang, kubis, brokoli, terong, ayam, apokat, telur, pisang

  • Chloride

Bekerja sama dengan sodium dan potassium, chloride berfungsi untuk menyeimbangkan kadar cairan dalam tubuh. Termasuk volume dan tekanan darah, serta pH tubuh. Chloride adalah salah satu elektrolit terpenting dalam darah. Oleh sebab itu, bila jumlah chloride rendah, tubuh mudah sakit dan terkena dehidrasi.

Gejala kekurangan chloride :
Kelelahan, gangguan pernafasan, diare, tekanan darah tinggi

Sumber chloride :
Rumput laut, buah dan minyak zaitun, seledri, tomat, garam dapur

Mineral Pendukung ( Trace Minerals )

Orang mengenal emas, perak, dan platinum adalah jenis logam ( logam adalah salah satu mineral ) yang paling berharga di dunia. Tetapi di dunia kesehatan, banyak logam lain atau kita kenal dengan mineral, yang jauh lebih penting.

Trace minerals adalah mineral pendukung, dimana jumlah yang dibutuhkan dalam tubuh hanya sedikit. Akan tetapi meskipun dibutuhkan dalam jumlah sedikit, bila kelebihan atau kekurangan trace minerals, akan berakibat pada terganggunya kesehatan.

Non-protein inorganic substances, often a mineral. Bind to enzymes, enabling them to carry out chemical reactions or other functions.

Mineral pendukung ( trace minerals ) yang dimaksud adalah seperti : copper, iron, zinc, selenium, manganese, molybdenum, iodine, fluoride, chromium. Beberapa artikel lain mungkin memiliki perbedaan mengenai daftar trace minerals, tetapi perbedaan tersebut adalah saling melengkapi.

Manganese berfungsi membentuk tulang dan membantu metabolisme asam amino, kolestrol, dan karbohidrat. Zinc membantu pembekuan darah, memperbaiki sel, menyembuhkan luka, dan sistem imun. Fungsi Copper sebagai energi untuk proses metabolisme, pembuatan sel darah merah, dan membuang radikal bebas dari tubuh.

Itulah beberapa manfaat dari trace minerals, yang meskipun dibutuhkan hanya sedikit, tetapi fungsinya sangat penting bagi tubuh. Lebih detail mengenai trace minerals dan manfaatnya bagi tubuh, bisa anda baca disini dan disini.

Yang Harus Diperhatikan

Manfaat mineral sangat baik bagi tubuh. Akan tetapi, mengkonsumsi mineral yang berlebih malah akan berakibat fatal bagi kesehatan, bahkan bisa beracun.

Perhatikan jumlah asupan mineral sesuai kebutuhan tubuh kita. Yang paling penting adalah bagaimana mineral tercukupi, tidak berlebihan dan tidak kekurangan. Untuk asupan mineral harian, anda bisa baca disini.

Secara umum, jika kita setiap harinya makan makanan sehat seperti bermacam sayur, buah, daging, kacang – kacangan, susu, dalam porsi yang cukup, maka seharusnya asupan nutrisi termasuk mineral harian akan terpenuhi. Sebaliknya, bila pola dan kualitas makanan yang dikonsumsi kurang sehat, maka dibutuhkan tambahan asupan suplemen.

Jadi, jika suplemen mineral menjadi salah satu alternatif pemenuhan nutrisi anda, ada baiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Hal ini agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh masing – masing sehingga bisa memberikan manfaat mineral yang maksimal.

blank

Jenis Beras Apa yang Terbaik ?

Author: Asta & You
blank

Masak Nasi dengan Rice Cooker dan Perawatannya

Author: Asta & You
Image by sajiansedap.grid.id

Resep Ayam Goreng Lengkuas, Favorit Keluarga

Author: Asta & You

One Comment

  1. […] beras putih banyak berkurang / rusak. 67% vitamin B3, 80% vitamin B1, 90% vitamin B6, setengah darimineral besi, phosporus, manganese, sejumlah serat dan asam lemak, ikut rusak / hilang bersamaan dalam proses […]

Leave your thought