0
Rp0.00
  • An empty cart

    You have no item in your shopping cart

Bumbu Instan Vs Bumbu Alami, Pilih Yang Mana ?

15 Aug

Sudah kodratnya, kalau semakin maju teknologi, hidup pun dibuat menjadi lebih mudah dan praktis. MRT, mobil hybrid / listrik, smartphone, smart house, online shopping, dan sederet temuan teknologi terbaru begitu memanjakan dan memudahkan kehidupan kita.

Di dunia masak pun begitu. Dulu, ketika masak rendang, bahan bumbunya tergolong banyak. Belum lagi proses memasaknya. Bikin soto ayam atau gulai kambing ? sama ribetnya. Dari memilih bahan yang bagus, dikupas, dipotong, diaduk, diulek, dihaluskan, dan lain – lain. Kebayang, bukan ?

Namun sekarang, jika ingin masak rendang, gampang. Banyak tersedia bumbu rendang instan di pasar atau supermarket terdekat. Tinggal beli. Mulai dari kemasan instan soto ayam, opor, nasi goreng, rawon, kare, dan sebagainya, lengkap dan praktis. Harganya pun terjangkau.

Bagus mana sih, bumbu instan atau bumbu alami ? Apa kelebihan dan kekurangannya ?

Bumbu Instan

Saat ini tersedia banyak merek dan ragam bumbu instan di pasar maupun supermarket. Produk luar maupun lokal bersaing dengan keunggulan rasa dan variannya masing – masing. Terdapat kemasan botol, sachet, maupun plastik. Dari yang produksi rumahan hingga pabrik. Berbentuk pasta, bubuk, padat, maupun cair.

blank
Contoh Bumbu Instan

Kelebihan

  • Bumbu instan sangat cocok untuk orang yang sibuk atau ingin praktis. Tidak perlu waktu lama dan skill memasak yang baik untuk membuat suatu makanan. Sudah ada petunjuk memasak praktis pada kemasan.
  • Biaya jauh lebih murah dibandingkan membeli bahan / bumbu dapur secara terpisah. Lebih hemat.
  • Sangat efisien karena tidak perlu membeli atau mencari bumbu / bahan – bahan yang diperlukan untuk mengolah suatu makanan. Hemat waktu dan biaya.
  • Meminimalkan bahan atau bumbu yang tersisa dan rusak. Menghemat tempat penyimpanan.
  • Sudah terjamin rasanya sesuai standar pabrikan.
  • Tersedia dalam banyak varian

Kekurangan

  • Beberapa typical bumbu instan mungkin mengandung pengawet alami atau pengawet tambahan didalamnya. Akan tetapi, selama dalam batas yang diijinkan oleh BPOM atau Departemen Kesehatan terkait, seharusnya aman. Tujuan ditambahkannya pengawet adalah agar bakteri tidak mudah hidup, memperpanjang usia produk, serta mempertahankan kualitas dan rasa makanan.
  • Nilai gizi atau nutrisi mungkin mengalami penurunan seiring lamanya berada dalam kemasan.
  • Pemilihan bahan, teknik produksi, kebersihan, teknik pengemasan dan distribusi, sangat berpengaruh terhadap kualitas bumbu instan.
  • Lebih beresiko bagi orang yang memiliki penyakit seperti darah tinggi, diabetes, jantung, dan lain – lain. Kadar gula atau garam dalam bumbu kemasan sudah standar. Bisa diencerkan dengan air atau digunakan hanya sebagian, tetapi tentu berpengaruh pada rasa.
  • Relatif susah bila digunakan pada resep – resep tertentu yang membutuhkan skill atau bumbu tambahan lainnya.
  • Rasa masakan mengikuti standar pabrikan.

Bumbu Alami

blank
Bumbu Alami / Bumbu Segar

Kelebihan

  • Bisa memilih langsung jenis, jumlah, maupun kualitas bahan / bumbu yang diinginkan
  • Kesegaran ( freshness ) masakan lebih terjaga karena menggunakan bumbu segar / alami
  • Penggunaan bumbu bisa disesuaikan dengan kebutuhan / selera.
  • Nutrisi makanan relatif lebih terjaga. Meskipun faktor lain seperti teknik memasak dan penyimpanan yang baik juga berperan penting
  • Sisa bahan / bumbu bisa digunakan kembali untuk kebutuhan yang lain.
  • Rasa masakan bisa dimodifikasi sesuai selera dan kebutuhan
  • Cocok untuk yang gemar memasak atau mencoba resep – resep terbaru

Kekurangan

  • Membutuhkan waktu yang relatif lama untuk memasak menggunakan bumbu alami.
  • Biaya untuk memasak suatu jenis masakan relatif lebih besar daripada menggunakan bumbu instan
  • Sisa bahan / bumbu yang tidak terpakai mudah rusak, apalagi bila tidak disimpan dengan baik. Tips menyimpan makanan agar tidak mudah rusak, bisa anda baca disini.

Pilih Yang Mana ?

Sebenarnya memilih bumbu instan atau alami aman-aman saja. Semua tergantung pada kebutuhan dan selera masing – masing. Jika ingin lebih segar dan rasanya khas, menggunakan bumbu alami tentu lebih sesuai. Sensasi dan skill memasak juga lebih terasah.

Akan tetapi, jika ingin memasak praktis atau lagi malas berbelanja, bumbu instan tentu pilihan yang lebih baik. Banyak juga orang yang mengkombinasikan pemakaian bumbu instan dan bumbu alami, sehingga modifikasi rasa bisa dimainkan.

Yang pasti, saat membeli bumbu instan, pilihlah dengan cermat. Perhatikan reputasi merek / perusahaannya, komposisi yang terkandung di dalamnya, cara memasaknya, dan tentu saja tanggal kadaluarsanya. Jangan asal beli karena harganya yang lebih murah. Masakan buat keluarga tercinta selain harus enak, tentu harus menyehatkan, bukan ?

Semoga bermanfaat.

“Kesehatan tidak ternilai harganya. Pastikan anda memilih peralatan masak yang baik dan berkualitas untuk keluarga tercinta”

blank

Sering Minum Boba Tea, Sehat atau Tidak ? Ini Faktanya

blank

Amankah Menggoreng Menggunakan Minyak Jelantah ?

Author: Asta & You
blank

Panci Tebal vs Tipis, Seberapa Penting Sebenarnya ?

Author: Asta & You

Leave your thought