Pentingnya Fungsi Label Pada Kemasan Makanan

23 Nov

Banyak jenis makanan yang dijual di toko maupun supermarket, ada yang basah dan kering. Kemasannya pun berbeda – beda, mulai dari bahan plastik, botol kaca, kertas, kain, atau tanpa kemasan sama sekali. Kalau diperhatikan, di bagian kemasan biasanya terdapat sticker label yang berisi petunjuk atau keterangan produk tersebut.

Sticker label pada umumnya berupa tulisan, gambar, atau kombinasi keduanya yang berisi penjelasan mengenai produk, bahan pembuatnya, komposisi, produsen, nomor ijin terdaftar, nilai gizi, dan sebagainya.

Label pada kemasan sangat bermanfaat dan penting bagi konsumen. Sedemikian pentingnya, sehingga banyak negara secara rutin memperbaharui peraturan mengenai label produk ini. Tidak mengherankan, karena dengan adanya label pada kemasan, lembaga yang berwenang bisa mengontrol produsen dengan lebih ketat sekaligus memberikan perlindungan bagi konsumen.

Untuk mendukung hal tersebut, Indonesia turut serta mengatur desain mengenai kemasan produk yang diijinkan. Aturan ini tecantum dalam Undang-Undang tentang Pangan Nomor 7 tahun 1996, yang bisa diakses di link berikut dan pengaturan label pangan olahan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 31 Tahun 2018. Ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap perlindungan konsumen dan produk makanan yang beredar di pasar.

Menurut penulis Henry Simamora (2000 : 502) dalam bukunya berjudul Manajemen Pemasaran Internasional, label makanan bisa diklasifikasikan menjadi 4 jenis, yaitu : 

Product Label

Produk harus memiliki informasi yang lengkap seperti bahan dasar, bahan tambahan, informasi nutrisi, kandungan, komposisi, isi dari produk, legalitas, dan tanggal kadaluarsa. Jika perlu, dapat ditambahkan jenis izin dari instansi yang berwenang, misalnya dari BPOM atau sertifikat halal dari MUI ( jika dibutuhkan ). Karena ada banyak point yang dimuat, pemanfaatan ruang kemasan produk harus diatur dengan baik saat membuat desain label produk makanan.

Brand Label

Memuat logo atau merek tertentu yang tercantum pada kemasan produk. Penempatan dan dimensinya tergantung dari produsen / perusahaan tertentu yang membuatnya. Hampir semua produk menempatkan merek pada kemasannya. Hal ini bertujuan untuk menjelaskan siapa yang membuat produk tersebut, dengan beragam ciri khas agar konsumen tertarik dan mudah untuk diingat.

Grade Label

Bertujuan untuk memberikan informasi tingkatan kualitas, rasa, material, dan sebagainya dari suatu produk jika diperlukan. Misalnya grade 1, grade 2, level 1, level 2 dan seterusnya. Klasifikasi untuk kode grade yang dipakai bisa berupa apa pun, karena tidak ada aturan tertentu mengenainya. Grade label diperlukan untuk memberi konsumen informasi tambahan saat mau membeli suatu barang. Seperti produk cabe yang mempunyai beberapa level pedas yang berbeda atau produk olahan kopi untuk menentukan tingkat keasamannya.

Baca juga : MSG Tidak Baik Bagi Tubuh. Betulkah Demikian ?

Descriptive Label

Berfungsi sebagai wadah para produsen untuk lebih detail menjelaskan produknya, misalnya “Terbuat dari 100% bahan organik” atau “ 100% bebas bahan pengawet”. Atau bisa juga berupa cara pemakaian, penyajian, maupun cara penyimpanan. Informasi seperti ini banyak ditemukan pada kemasan makanan / minuman, tepung, bumbu, dan sebagainya. 

Nutrition facts food labels information

Dalam peraturan PP no 69 tahun 1999 pasal 2-3; 17-18 dan UU no 18 tahun 2012 pasal 97(3), kemasan pangan diharuskan mempunyai label yang menampilkan sekurang-kurangnya informasi sebagai berikut : 

  • Nama Produk
  • Daftar Bahan Yang Digunakan
  • Berat Bersih atau Isi Bersih
  • Nama dan Alamat Produsen / Perusahaan
  • Tanggal, Bulan, dan Tahun Kadaluarsa
  • Nomor Izin Edar
  • Asal Usul Bahan Pangan Tertentu

Contoh beberapa design product labels / unsplash.com

Baca juga : Belajar Table Manners, Ternyata Tidak Mudah

Jadi, dapat disimpulkan bahwa label produk tidak hanya sebagai sarana / media untuk mengkomunikasikan isi produk kepada konsumen, tetapi meliputi banyak hal lainnya. Informasi penting mengenai adanya kandungan zat / alergen tertentu, larangan / batasan untuk kondisi atau usia tertentu ( bila ada ), juga bisa ditampilkan. Ini juga menunjukkan komitmen dan nilai dari perusahaan tersebut.

“Kesehatan tidak ternilai harganya. Pastikan anda membeli / menggunakan peralatan rumah tangga yang baik dan berkualitas untuk keluarga tercinta”

Ponzu Kecap Jepang

Mengenal Ponzu, Kecap Jepang Yang Legend

Author: Asta & You
Dipping Sauce

Bagaimana Membuat Dipping Sauce Yang Enak ?

Author: Asta & You
Barbeque on fire

Apa Itu Barbekyu ? Apa Bedanya Dengan Grill Dan Roasting ?

Author: Asta & You

Leave your thought