0
Rp0.00
  • An empty cart

    You have no item in your shopping cart

Mengenal Jenis Pisau Dapur dan Kegunaannya

07 Mar

Seorang koki profesional atau seorang ibu rumah tangga biasanya memiliki lebih dari 1 jenis pisau dapur yang digunakan untuk memotong, mengupas, membelah, mengiris, dan lain – lain.

Semakin tinggi tingkat kesulitan, ketelitian, kerapian, dan keindahan yang diinginkan dalam mengolah suatu makanan, semakin banyak juga jenis pisau dapur yang dibutuhkan. Kegunaannya pun berbeda – beda,

Beberapa jenis pisau dapur dibutuhkan untuk memudahkan dan mempercepat pekerjaan saat memasak. Sebagian orang menyukai bahkan mengoleksinya karena kekuatan dan keindahannya. Harganya pun bervariasi mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah.

Karena digunakan sehari – hari dan memiliki fungsi yang penting, pisau dapur dewasa ini dibuat dari berbagai jenis material. Cara penggunaannya berbeda – beda dan perawatannya pun harus benar agar pisau dapur tetap awet dan terjaga performanya.

Material dan Anatomi Pisau

Berbagai jenis pisau yang ada di sekitar kita terbuat dari berbagai jenis material. Pembuatannya pun dengan beberapa pertimbangan utama seperti : lama masa pakai, ketahanan terhadap retak, ketahanan terhadap karat, dan proses pembuatannya.

Dahulu kala, pisau untuk memasak hanya dibuat dari material seperti batu api, tembaga, kuningan, dan perunggu. Bentuk dan modelnya pun masih asal dan yang penting bisa berfungsi. Sisi estetika maupun ragamnya kurang diperhatikan.

Saat ini, pisau terbuat dari berbagai jenis material lainnya seperti : stainless steel, ceramic, carbon steel ( baja karbon ), titanium, plastik, dan beberapa material unik lainnya. Dengan teknologi modern, pembuatan pisau mempertimbangkan dan mengaplikasikan banyak hal, antara lain :

  • Jenis material yang digunakan
  • Sudut potongan ( ketajaman, fungsi, material, dll )
  • Ketebalan dan lebar badan pisau
  • Proses dan mesin produksi yang digunakan
  • Sarung pisau
  • Pengasah dan pelumasnya
  • Bentuk / model pisau
  • Keseimbangan pisau
  • Jenis material handle dan sudut lengkungannya
  • Supporting cut ( tambahan fitur unik pada pisau )
  • Finishing yang digunakan

blank

Seperti gambar diatas, pisau juga memiliki struktur anatominya sendiri. Setiap sisi pisau dipertimbangkan dengan baik dan diukur. Agar saat digunakan bisa memberikan hasil yang terbaik.

Jenis Pisau Dapur Berdasarkan Bentuk Ujungnya ( Edge )

Fungsi dan jenis pisau sangat banyak ragamnya. Namanya pun berbeda – beda tergantung pemahaman masing – masing orang.

Berdasarkan bentuk ujungnya ( edge ), pisau dapur dibedakan :

  • Straight : untuk memotong daging dan sayuran. Biasanya model seperti ini sangat tajam.
  • Serrated : bergerigi, biasanya untuk memotong kue / roti atau sesuatu yang lembut.
  • Granton : memiliki tambahan desain unik yang membantu memotong lebih baik dan mencegah makanan tidak lengket di pisau.

Baca Juga : 4 Jenis Coating pada Alat Masak dan Perbedaannya

Jenis Pisau Dapur Berdasarkan Fungsi dan Kegunaannya

  • Paring knife : pisau yang sangat umum dijumpai di rumah tangga. Bentuknya kecil dan berfungsi untuk memotong, mengupas bawang, kentang, buah, dan lain – lain.
  • Utility knife : berbentuk kaku dan multi fungsi karena bisa untuk memotong sekaligus mencincang. Lebih panjang dari paring knife.
  • Steak knife : biasanya berupa pisau kecil tipis, dan digunakan saat menikmati / memotong daging steak.
  • Santoku knife : pisau versi jepang yang berarti ‘3 keutamaan’ yaitu memotong, mengiris, dan mencincang. Biasanya terdapat tambahan desain granton pada badan pisau dan ujungnya ( tip ) sedikit menurun.
  • Chef knife : bentuk dan kegunaannya hampir sama dengan santoku knife. Perbedaannya yaitu pada bagian ujung ( tip ) yang cenderung naik. Tidak terdapat tambahan desain granton.
  • Turning knife : berbentuk melengkung tipis dengan gagang yang pendek. Biasanya digunakan untuk mengupas buah atau kentang.
  • Bread knife : berbentuk memanjang dengan desain bergerigi ( serrated ), dikhususkan untuk memotong roti atau cake.
  • Boning knife : digunakan untuk melepaskan daging dari tulangnya. Cocok untuk memotong daging dan ikan. Berbentuk lebih panjang.
  • Filleting knife : bentuknya hampir sama dengan boning knife tetapi lebih panjang. Sangat mudah digunakan untuk mengiris daging atau memisahkan daging dengan kulit.
  • Carving knife : bentuknya macam – macam dari panjang melengkung, pendek tajam, pendek melengkung, dan lain – lain. Berbeda – beda bentuknya tergantung jenis makanan yang akan dibentuk / dihias ( carved ).

blank
Jenis – jenis pisau dapur dan kegunaannya

  • Slicing knife : pada bagian body biasanya bergerigi ( serrated ) atau dengan tambahan desain granton. Ukurannya panjang. Digunakan terutama untuk mengiris daging atau ikan atau kulit.
  • Cleaver / butcher knife : disebut juga golok tukang daging, berbentuk lebar dan biasanya tebal. Fungsinya untuk memotong, mencincang dan menghancurkan ( crushed ).
  • Honing steel : tidak termasuk dalam jenis pisau dapur tetapi merupakan perangkat pendukung sebuah pisau. Honing adalah besi yang digunakan untuk mengasah pisau dan agar bentuk pisau tetap terjaga.

Tips Merawat Pisau Dapur

Agar pisau dapur tetap awet dan terjaga performanya, berikut cara penggunaan dan perawatannya yang tepat.

  1. Saat menggunakannya, pastikan pisau selalu dalam kondisi bersih dan tajam. Pisau yang kurang tajam butuh usaha dan tenaga lebih untuk memotongnya, sehingga pisau rawan patah / bengkok.
  2. Jika terasa kurang tajam, asah pisau dengan pengasah pisau yang sesuai. Honing steel, batu asah, pengasah elektrik, atau alat pengasah lainnya yang dijual secara umum bisa menjadi salah satu pilihan. Pastikan sudah mengetahui cara mengasah yang benar.

    Cara mengasah pisau yang benar bisa dilihat di link berikut ini.
  3. Saat digunakan, usahakan menggunakan cutting board ( telenan / alas potong ) agar pisau tidak mudah lecet atau retak.
  4. Setelah digunakan, usahakan dicuci dengan tangan, bukan dengan dish washer ( mesin pencuci ). Hal ini untuk memastikan pisau dapur anda sudah benar – benar bersih dan aman dari goresan / benturan.
  5. Keringkan dengan baik dan simpan pada laci / tempat yang terpisah dengan peralatan dapur lainnya. Ini agar pisau dapur, terutama bagian ujungnya tidak saling berbenturan dan aman dari jangkauan anak – anak.
  6. Jika anda terbiasa menyimpannya dalam kotak tertutup atau sarung pisau, pastikan kotak maupun sarung pisau dalam kondisi kering dan bersih untuk mencegah terjadinya lembab dan jamur.
  7. Beberapa orang mengoleskan minyak khusus untuk pisau sebelum disimpan. Sebagian orang tidak. Ini kembali kepada preferensi anda masing – masing.

Asta Homeware
Better Life, Better Home

blank

Perlengkapan dan Peralatan Dapur, apa bedanya ?

Author: Asta & You
blank

Jenis Jamur Masak dan Kandungan Nutrisinya

Author: Asta & You
blank

Resep Jamur Enoki Daging Sapi ala Jepang

Author: Asta & You

Leave your thought