0
Rp0.00
  • An empty cart

    You have no item in your shopping cart

Apakah Kecap yang Kita Pakai Sudah Berkualitas ?

Soy Sauce
21 Jan

Indonesia adalah salah satu negara yang penduduknya banyak menggunakan kecap asin maupun kecap manis dalam kehidupan sehari – hari. Mungkin ada puluhan merek kecap yang ada di Indonesia. Ada yang diproduksi di pabrik skala nasional seperti Indofood, Heinz ABC, dan Unilever. Ada juga yang diproduksi secara turun temurun dan terkenal seperti kecap Semar, Menjangan, SH, Sawi, Sinar Langkat, Orang Jual Sate, dan lain – lain.

Tekstur, rasa, kekentalan, warna, dan aroma kecap setiap daerah dan negara juga berbeda – beda. Ini semua tergantung dari bahan, kebutuhan, dan teknik produksinya. Dan karena tingginya permintaan, tidak mengherankan jika varian kecap juga berkembang, tidak sekedar kecap asin dan kecap manis saja.

Apa Itu Kecap ?

Kecap atau soy sauce ( dalam bahasa Inggris ) adalah bumbu penyedap makanan berupa cairan yang berasal dari fermentasi kedelai. Berwarna hitam dan biasanya terasa asin atau manis.

Selain kedelai atau kedelai hitam, biasanya kecap dibuat / dicampur juga dengan gandum, ragi, air kelapa, garam, ampas tahu, atau ikan laut.

Baca Juga : Memanggang Sehat dengan Crisper

Mengapa Rasa Kecap Berbeda – Beda ?

Kecap asin merek ABC, bisa berbeda rasanya dengan kecap asin merek Menjangan, atau Angsa. Padahal sama – sama berasal dari Indonesia. Demikian juga kecap manis merek Indofood, aroma dan kekentalannya bisa berbeda dengan merek Lee Kum Kee atau Kikkoman dari negara lain. Mengapa demikian ?

blank
Soy Sauce Production. Image by Miyajima Shoyu

Ternyata selain jenis dan kualitas kedelai yang digunakan berbeda, metode dan lama fermentasi berpengaruh terhadap rasa dan kualitas kecap yang dihasilkan. Perbandingan air dan garam yang dipakai, teknik produksi, dan bahan lain yang ditambahkan jelas mempengaruhi kualitas dan rasanya.

Itulah sebabnya rasa tiap merek kecap bisa berbeda – beda.

Teknik Produksi

Kecap bisa diproduksi dengan 2 metode, tradisional atau chemical ( dengan bantuan zat kimia ).

Secara tradisional, kecap difermentasi dalam waktu sekitar 5 – 8 bulan bahkan lebih. Tanpa tambahan unsur kimia lainnya. Biasanya bahan bakunya cuma kedelai, gandum, air, dan garam.

Dengan chemical production, ditambahkan Asam Klorida ( HCl ) dalam proses fermentasi. Secara kualitas, hasilnya lebih jelek daripada fermentasi tradisional, akan tetapi waktunya jauh lebih singkat dan biayanya pun jauh lebih murah.

Artikel Menarik Lainnya : Apakah Makanan Organik Memang Lebih Sehat ?

Karena kualitas chemical production kurang bagus, biasanya ditambahkan lagi bahan campuran lain seperti pewarna makanan, penguat rasa, dan lain – lain. Beberapa diantaranya mencampurkannya dengan kecap tradisional untuk menghemat biaya.

Akan tetapi, kecap dengan chemical production bisa berbahaya bagi kesehatan. Karena terdapat unsur berbahaya yang bersifat karsinogen di dalam kecap dengan chemical production, yang tidak terdapat pada kecap yang diproduksi secara tradisional.

Di Jepang, kecap dengan chemical production tidak boleh mencantumkan label ‘kecap’ pada kemasannya. Tetapi ditulis sebagai ‘hydrolized soy protein atau hydrolized vegetable protein’.

Kecap Seperti Apa yang Berkualitas ?

blank
Kedelai Hitam. Image by Sha Wellness Clinic

Kecap yang bagus biasanya difermentasi secara alami tanpa campuran bahan kimia lainnya. Fermentasi alami membutuhkan waktu sekitar 5 – 8 bulan bahkan lebih untuk menghasilkan kecap yang berkualitas. Dengan kata lain, kecap yang diproduksi secara tradisional lebih baik dan lebih aman.

Meskipun masih menjadi perdebatan, beberapa produsen kecap juga mencantumkan kode Non – GMO ( Non – Genetically Modified Organism ) pada kemasan produknya. Artinya, kecap yang diproduksi berasal dari kedelai alami bukan hasil rekayasa genetik.

Kecap asin atau kecap manis yang berkualitas biasanya memiliki aroma khas dan akan terasa cukup lama di lidah. Tidak pahit dan tidak terlalu manis.

Ada kualitas, ada rasa, ada harga. Sama seperti wine, kecap memiliki tingkatan kualitas. Dan kecap yang berkualitas biasanya harganya lebih mahal, sama seperti wine.

Jadi, bagaimana dengan kecap anda ?

blank

Benarkah Sosis Berbahaya bagi Kesehatan ?

Author: Asta & You
blank

Mengenal Sosis yang Ternyata Ada Ribuan Jenisnya

Author: Asta & You
blank

Jenis Sambal dan Tips Seputar Sambal

Author: Asta & You

Leave your thought