0
Rp0.00
  • An empty cart

    You have no item in your shopping cart

Mengenal Jenis Mentega dan Kegunaannya

butter
30 Nov

Bagi kebanyakan orang, istilah mentega, margarin, butter, roombutter, salted butter, mungkin membingungkan. Hal ini tentu tidak berlaku bagi para professional baker, koki, orang yang memiliki hobby memasak atau membuat roti / cake. Sebenarnya apa sih perbedaannya ?

Perbedaan antara satu sama lain akan dibahas pada tulisan yang lain. Tetapi dalam artikel ini, kita akan mengenal jenis – jenis mentega ( butter ) yang ada dan kegunaannya masing – masing. Agar tidak salah beli, apalagi salah pakai.

Mentega

Butter adalah mentega. Mentega adalah butter. Ya, mentega adalah nama lain dari butter dalam bahasa inggris. Terbuat dari krim susu hewani, kebanyakan dari sapi ternak. Meskipun ada juga yang dari domba, kambing, atau kerbau.

Karena terbuat dari krim susu, tidak heran jika butter banyak mengandung lemak dan kalori. 1 sendok makan butter terdiri dari 100 kalori dan 11 gram lemak. Inilah sebabnya banyak orang beranggapan butter tidak sehat. Tetapi bagi sebagian orang, butter baik jika dikonsumsi tidak berlebihan. Karena butter juga mengandung banyak nutrisi penting lainnya dan menambah cita rasa ke dalam makanan.

Selain didominasi oleh lemak, butter juga mengandung vitamin seperti vitamin A, B12, D, E, K2, dan mineral.

Jenis Butter

Ada beberapa jenis butter, dan ini yang banyak digunakan :

Salted – Unsalted

Secara umum, orang hanya mengenal salted butter dan unsalted butter. Untuk memasak, menumis, memanggang steak, kue, muffin, olesan roti, dan lain – lain, kedua jenis mentega ini sangat banyak digunakan.

Salted butter adalah mentega yang mengandung garam, sedangkan unsalted kebalikannya, tanpa tambahan garam. Jika anda ingin menyesuaikan sendiri rasa asinnya, pilihlah unsalted butter. Dan jika perlu tambahkan sendiri jumlah garamnya sesuai selera.

Kandungan garam dan rasa asin salted butter berbeda – beda tergantung mereknya. Karena kandungan garamnya, salted butter juga lebih tahan lama daripada unsalted butter.

Clarified – Ghee

Seperti yang diketahui, butter terdiri dari lemak, air, dan krim susu. Jika dipanaskan perlahan, akan kelihatan cairan kuning jernih, cairan seperti susu berwarna keputihan, dan gelembung udara seperti busa. Cairan kuning jernih inilah yang disebut clarified butter. Dan saat berada di suhu ruang akan berubah menjadi padat.

blank
Clarified Butter pada suhu ruang

Clarified butter adalah lemak mentega yang memiliki rasa khas dan titik asap yang lebih tinggi ( hingga 250 derajat celcius ) dari jenis butter lainnya ( 160 – 190 derajat celcius ). Sehingga sangat cocok jika digunakan untuk memasak pada temperatur tinggi seperti roasting.

Di India, clarified butter dikenal dengan nama Ghee. Hanya bedanya ghee dimasak sedikit lebih lama sehingga menghasilkan lemak mentega dengan rasa yang lebih tajam.

Clarified butter cocok digunakan untuk memasak dengan metode dip cooked misalnya untuk menggoreng kepiting atau udang. Untuk taburan pop corn, dan lain – lain.

Cultured – European

Jenis mentega ini mengalami proses fermentasi dengan menambahkan kultur bakteri hidup ke dalamnya. Oleh sebab itu aroma cultured butter lebih tajam daripada jenis butter lainnya. Cultured butter juga lebih tinggi kandungan lemaknya dan banyak digunakan dalam pastry seperti croissant.

Cultured butter disebut juga european butter. Yang umum dikenal di Indonesia adalah mentega wijsman atau roomboter ( roombutter ) yang berasal dari Belanda. Cultured butter cocok digunakan sebagai olesan roti atau panggangan lainnya karena aromanya yang wangi.

Whipped

Mentega ini tidak digunakan saat memasak atau memanggang. Tetapi digunakan untuk olesan roti atau makanan lainnya. Teksturnya lebih ringan dan lembut. Kalorinya juga lebih rendah dari butter lainnya.

Spreadable

Pernah melihat butter dengan tambahan aroma / rasa tertentu ? Itulah spreadable butter. Teksturnya lembut dan rendah kalori. Mirip dengan whipped butter, hanya ada tambahan rasa / flavour dan aroma. Biasanya ditambahkan minyak sayur, bawang yang telah dihancurkan, dan lain – lain.

blank
Spreadable Butter

Spreadable butter juga tidak disarankan untuk dipakai memasak atau memanggang, tetapi lebih untuk finishing atau olesan.

Jadi selain salted – unsalted butter yang dikenal selama ini, ternyata ada beberapa jenis butter / mentega lainnya. Dengan demikian selanjutnya kita lebih memahami mentega mana yang lebih tepat digunakan saat memasak, memanggang, atau sebagai olesan makanan.

Grilled Salmon Head

Cara Memasak Salmon Head yang Enak

Author: Asta & You
Yummy Fried Chicken

Ayam Broiler Vs Ayam Kampung, Pilih Mana ?

Author: Asta & You
Crisper Asta

Mengenal Crisper Asta, Panggangan sekaligus Tirisan Minyak

Author: Asta & You

Leave your thought