4 Jenis Coating pada Alat Masak dan Perbedaannya

Saat memilih peralatan masak, jenis coating atau lapisannya sangat menentukan performa masakan, keamanan, dan daya tahan produk tersebut. Setiap jenis coating alat masak berbeda karakteristiknya, sehingga pemahaman mengenai kelebihan dan kekurangannya masing – masing sangat penting untuk diketahui sebelum membeli. Ceramic coating, anti lengket, anti gores marble, teflon, dan lain – lain, apa perbedaan dan keunggulannya ?
Berikut 4 jenis coating pada alat masak yang paling umum digunakan serta perbedaannya, juga informasi singkat seputar regulasi dan coating.
Apa Itu Coating Pada Alat Masak ?
Jenis coating pada alat masak biasanya disesuaikan dengan jenis alat masak dan materialnya. Fungsinya adalah :
- Membuat permukaan alat masak menjadi anti lengket atau anti gores
- Melindungi material dasar agar tidak mudah berkarat dan tergores
- Memudahkan proses memasak dan saat dibersihkan
- Menambah daya tahan produk
Â
Regulasi
Untuk bisa memproduksi atau memasarkan peralatan masak di suatu negara, biasanya dibutuhkan ijin dari biro / departemen terkait seperti departemen perdagangan, perindustrian, maupun kesehatan.
Setiap negara memiliki regulasi dan peraturannya masing – masing, ada yang ketat dan ada yang relatif longgar. Hal ini biasanya terkait dengan undang – undang kesehatan dan perlindungan konsumen yang berlaku di negara tersebut.
Sebagai contoh, FDA di Amerika atau NSF International untuk pasar Eropa adalah contoh lembaga / badan berwenang yang mengatur regulasi dan standar suatu produk alat masak apakah layak untuk digunakan di negara tersebut. Ada regulasi dan sertifikasi yang mengatur, termasuk jenis coating dan kandungan material yang digunakan, aman atau tidak.
Negara – negara maju pada umumnya sangat ketat dalam hal ini. Suatu produk harus melalui prosedur testing berulang kali, QC, dan harus lolos uji sertifikasi agar dianggap layak dan bisa dipasarkan. Sebaliknya, negara yang kurang memperhatikan standar kesehatan dan perlindungan konsumen cenderung mengabaikan hal ini. Yang ada hanya sebatas regulasi, birokrasi, dan formalitas, yang mungkin penerapannya pun tidak konsisten.
Padahal, kandungan material dan coating yang digunakan pada peralatan masak sangat penting untuk diperhatikan. Jika produsen atau pabrik tidak konsisten dan menyepelekan regulasinya, bisa jadi peralatan masak yang digunakan justru bisa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.
Asal – Usul Jenis Coating
Jaman dahulu, alat masak yang digunakan belum menggunakan teknologi coating. Hasilnya, banyak masakan seperti telur, daging, ikan, dan lain – lain mudah lengket dan susah dibersihkan. Karena dianggap merepotkan dan kurang praktis, orang mulai meneliti bagaimana agar makanan tidak mudah lengket saat digunakan memasak sekaligus mudah dibersihkan.
Dikutip dari salah satu literatur, teknologi coating ditemukan pada tahun 1941 berupa zat kimia bernama PTFE ( polytetrafluoroethylene ). Zat kimia ini kemudian dipatenkan pada tahun 1945 oleh perusahaan DuPont dari Perancis dengan nama Teflon, yang kemudian menjadi populer hingga sekarang.
PTFE bisa memberikan efek anti lengket jika diaplikasikan pada suatu material, termasuk ke peralatan masak seperti panci, wajan, spatula, dan lain – lain. Hasilnya, masakan tidak mudah lengket dan mudah dibersihkan. Sejak saat itulah, penggunaan PTFE berkembang pesat dan banyak digunakan pada berbagai peralatan masak.
Karena sifatnya yang anti lengket, PTFE juga banyak digunakan oleh berbagai industri seperti tekstil, kecantikan, otomotif, baja, dan lain – lain.
Seiring perkembangannya, banyak yang salah kaprah dengan menyebut alat masaknya menggunakan teflon. Padahal, teflon adalah brand atau merek coating PTFE dari perusahaan DuPont. Beberapa perusahaan lain juga bisa membuat PTFE coating ( anti lengket ) sejenis teflon, dengan merek atau tanpa merek, yang berkualitas sama, lebih jelek, atau jauh lebih baik. Karakteristik produksi, komposisi, teknik aplikasinya pun bisa berbeda – beda.
Jadi, tidak semua non stick coating bermerek teflon. Panci anti lengket di rumah anda, coatingnya juga belum tentu menggunakan merek teflon.Â
4 Jenis Coating Yang Paling Umum
Pengertian coating adalah proses melapisi suatu material dengan lapisan agar tidak lengket atau tidak mudah rusak. Oleh sebab itu, banyak peralatan masak menggunakan coating agar makanan tidak mudah lengket saat digunakan, mudah dibersihkan, dan tahan lama. Selain itu, dengan coating, tampilan produknya menjadi lebih cantik dan otomatis lebih memiliki nilai jual.
1. PTFE Coating
Seperti yang dijelaskan diatas, PTFE coating adalah salah satu jenis coating yang paling lama dan umum digunakan, yang kemudian yang populer dengan merek Teflon.
Namun seiring perkembangan, ditemukan bahwa pada temperatur masak diatas 300 derajat celcius, PTFE bisa mengeluarkan gas beracun yang bersifat karsinogen ( pencetus kanker ) yang disebut PFOA. Hal ini kemudian menimbulkan pro dan kontra yang membuat sebagian orang beralih dari teflon dan kembali ke alat masak tradisional non coating.
Sebenarnya, selama memasak pada temperatur rendah atau sedang, coating PTFE dipastikan tetap aman digunakan. Lagipula, jarang orang memasak pada temperatur diatas 300 derajat Celcius. Apalagi sejak tahun 2006, PFOA telah dilarang penggunaannya secara luas terutama pada peralatan masak.

2. Ceramic Coating
Dengan adanya polemik mengenai PTFE coating, kemudian muncul teknologi ceramic coating yang diclaim bebas kimia dan lebih aman, sekaligus ramah lingkungan.
Secara sederhana, lapisan polimer menyerupai ceramic diproses menjadi gel atau cairan. Lalu disemprotkan dengan tekanan tinggi diatas permukaan alat masak. Dan terakhir dipanaskan pada suhu tertentu hingga membentuk lapisan coating anti lengket.
Ceramic coating sudah diuji dengan dipanaskan diatas suhu 450 derajat celcius. Hasilnya, tidak ditemukan gas kimia berbahaya. Sayangnya, proses produksi ceramic coating lebih mahal daripada jenis coating lainnya. Itulah sebabnya tidak semua cookware menggunakan ceramic coating.
Teknologi ceramic coating banyak jenis dan namanya, seperti Pfluon coating, Ecolon coating, Nano, dan sebagainya. Semuanya berbahan dasar ceramic dengan teknik dan komposisi coating yang berbeda – beda.
3. Enamel Coating
Biasanya enamel coating diaplikasikan bersama dengan alat masak berbahan cast iron. Sangat bagus digunakan untuk melapisi besi / baja agar tidak mudah berkarat. Berbahan dasar kaca sehingga transparan dan tidak berbau.
Jaman dahulu produk enamel banyak digemari. Mulai dari mug, ceret, baki, baskom, piring, dan sebagainya. Sekarang ini pun sebagian orang masih menyukainya. Ada yang digunakan sehari – hari untuk memasak maupun sebagai koleksi karena kesannya yang vintage / klasik.
Enamel coating aman digunakan untuk memasak meskipun pada temperatur tinggi. Akan tetapi karena persaingan pasar, beberapa produsen ada yang memproduksi enamel coating dengan campuran timbal / cadmium yang berbahaya bagi kesehatan. Yang penting murah. Oleh sebab itu, jika membeli produk enamel, pastikan membeli dari perusahaan / merek yang terpercaya.
4. Seasoning Coating
Alat masak dengan material stainless steel, carbon steel, atau cast iron, yang belum dicoating biasanya disiasati dengan menggunakan teknik seasoning untuk membuatnya anti lengket. Selain alat masak menjadi tidak mudah lengket, juga untuk mencegahnya berkarat.
Teknik seasoning bisa dilakukan dengan membersihkan panci / wajan stainless steel terlebih dahulu dengan air dan sabun. Lap hingga kering, kemudian panaskan wajan pada temperature tinggi hingga panas. Beri sedikit minyak dan ratakan pada seluruh permukaan. Panaskan pada temperature tinggi hingga berasap dan warna wajan berubah warna, biasanya merah keunguan. Matikan api dan lap kering, tidak perlu dicuci. Kemudian disimpan untuk digunakan selanjutnya.
Dengan proses ini wajan / alat masak sudah melalui proses seasoning coating sehingga akan lebih awet dan tidak mudah lengket. Proses seasoning coating ini perlu dilakukan secara berkala, terutama bila efek anti lengketnya mulai hilang.

Â
Tips dan Saran
Jika alat masak anda menggunakan coating anti lengket, ada beberapa saran dan tips dari kami :
- Jangan gunakan alat masak anti lengket bila sudah dalam kondisi tergores kasar / dalam, terkelupas, atau cuil.
- Jangan memasak dalam temperatur yang ekstreme secara lama dan terus menerus.
- Gunakan spons halus dan sabun cuci piring saat membersihkannya. Jangan gunakan kawat besi atau benda tajam lainnya.
- Gunakan spatula kayu atau silicone ( food grade ) saat memasak agar tidak mudah tergores.
- Pastikan membeli dari perusahaan atau merek yang memang memiliki kualitas dan reputasi yang bagus.
- Ingat, teknologi coating terus berkembang sesuai kebutuhan. Biayanya pun mungkin akan menjadi semakin murah. Tetapi, tentu dalam batas harga yang masih wajar. Jika terlalu murah, tentunya anda perlu lebih cermat dalam membeli.
- Pilihlah alat masak non stick yang bagus bukan karena harganya yang murah, tetapi dari keamanannya bagi kesehatan.
- Pelajari dan kenali material, juga jenis coating alat masak yang digunakan agar tahu cara penggunaan dan perawatannya yang benar.
Yang Sering Ditanyakan
- Bagaimana memilih cookware yang aman ?
Lakukan riset sederhana untuk mengetahui jenis material yang digunakan, cara pemakaian dan perawatannya, dari perusahaan / brand apa, dan kewajaran harganya. - Apakah semua coating anti lengket aman digunakan dan bebas dari PFOA ?
Tidak semua, pastikan melakukan cek label atau tanyakan langsung kepada brand atau perusahaan terkait. - Coating apa yang terbaik untuk peralatan masak ?
Semuanya baik, masing – masing memiliki keunggulan dan kekurangannya. Sesuaikan dengan kebutuhan anda.
Memahami jenis coating akan membantu anda memilih alat masak yang aman dan tahan lama. Lihat koleksi peralatan masak dan Asta Homeware yang sesuai bagi anda.
“Kesehatan tidak ternilai harganya. Pastikan anda memilih peralatan masak / dapur yang baik dan berkualitas untuk keluarga tercinta”
Asta Homeware
Better Life Better Home



Leave a Reply