Mengenal Daging Sapi Wagyu, Kenapa Bisa Mahal ?

08 Apr

Saat ini, restaurant atau rumah makan dengan menu utama steak semakin banyak ditemukan. Varian dagingnya tidak selalu daging sapi. Ada daging ayam, seafood, ikan, dan babi. Di negara lain ada juga yang menggunakan daging domba, kalkun, rusa, bison, dan sebagainya sebagai daging steak. Salah satu yang paling umum dan banyak digemari di dunia adalah steak daging sapi. Jenis yang terkenal mahal dan enak adalah steak wagyu.

Daging wagyu terkenal lembut, gurih, namun harganya mahal. Terdiri dari beberapa grade yang menentukan kualitas dagingnya, tidak heran steak wagyu menjadi salah satu steak favorit para pecinta kuliner. Ada sensasi tersendiri saat mencicipi daging wagyu. Tekstur, rasa, dan kelembutan dagingnya berbeda – beda di setiap tingkatannya. Ini salah satu faktor mengapa daging sapi wagyu harganya mahal.

Sejarah Singkat Wagyu

Saat restorasi Meiji tahun 1868 dimulai, kekaisaran Jepang mulai membuka diri dengan negara luar. Hal ini menyebabkan budaya, ekonomi, pendidikan, agama, dan aspek kehidupan lainnya mulai masuk dan berbaur dengan tradisi asli Jepang. Termasuk ternak – ternak dari Amerika, Asia, dan Eropa. Sapi dari Inggris, Amerika, dan Korea masuk, dipelihara, dan terjadi kawin silang dengan sapi lokal Jepang. Hasilnya, muncullah berbagai jenis sapi campuran ( crossbred ) yang nantinya menyebar ke negara – negara lain juga.

Kata Wagyu adalah kata generik / umum yang berarti sapi jepang. Hanya saja, tidak semua sapi di jepang  adalah jenis wagyu. Sapi wagyu harus keturunan asli dan dipelihara di Jepang. Yang diakui adalah berasal dari 4 jenis ini :

4 Fakta ini Jelaskan Kenapa Daging Wagyu Bisa Mahal Banget. Ada yang  Harganya Sampai Jutaan lo!

  1. Kuroge (Japanese black)
  2. Akage (Japanese brown)
  3. Nihon Tankaku (Japanese Shorthorn)
  4. Mukaku ( Japanese Polled)

Ke empat jenis sapi inilah yang kemudian di pelihara oleh peternak di berbagai kota di Jepang. Dan dari sini kemudian lahir nama – nama seperti Hokkaido Wagyu, Matsusaka Wagyu, Kobe Wagyu, dan sebagainya, yang diberi sesuai nama area penghasilnya.

Baca Juga : Tips Jitu Membuat Poached Egg Sempurna

Mengapa Daging Sapi Wagyu Mahal ?

Sapi wagyu jenis asli dan dipelihara di Jepang, sangat diperhatikan cara perawatan dan kualitasnya. Oleh karena itu, sapi wagyu ( purebred ) memiliki karakteristik khusus yang tidak dimiliki oleh jenis sapi yang lain. Tidak banyak sapi wagyu yang lulus seleksi dan diekspor keluar, kebanyakan dikonsumsi lokal di Jepang saja.

Cara Perawatan

Standar pemeliharaan sapi wagyu sedari lahir hingga dewasa diusahakan bebas stress karena hormon kortisol akan menurunkan kualitas dagingnya. Lokasinya harus tenang, tidak berisik. Air minum yang diberikan pun harus jernih, bersih, dan bebas polusi. Ditempatkan di dalam kandang yang terbuka dengan pengawasan rutin setiap 4 jam sekali. Makanannya terdiri dari jerami padi, biji – bijian, konsentrat, dan silase.

Anak sapi yang baru lahir dibantu dengan susu botol untuk memastikan kecukupan gizinya. Selain itu, pada saat musim dingin, diberi selimut / pelindung untuk menghangatkannya. Perawatan ini akan berlangsung hingga sekitar 3 tahun saat sapi wagyu siap dijual, dimana sapi biasa membutuhkan waktu sekitar 10 – 15 bulan.

Dengan kandang dan perawatan yang khusus, maka biaya operasional dan pemeliharaan sapi wagyu bisa berkali lipat lebih mahal daripada sapi biasa. Itulah sebabnya harga sapi wagyu jauh lebih mahal.

Memiliki Sertifikat Lahir

Layaknya manusia, anak sapi wagyu yang baru lahir dilengkapi dengan sertifikat. Terdaftar dan diakui.

Sertifikat sapi wagyu memiliki informasi mengenai asal usulnya, dari peternakan mana, nama sapi, jenis kelamin, tanggal lahir, asal area, dan grade kualitas dagingnya. Beberapa produsen wagyu menerbitkan sertifikat khusus bagi restaurant atau supplier sehingga bisa menunjukkan keabsahan / keaslian daging wagyu yang dijualnya.

Karakteristik Khusus

Daging wagyu ( purebred ) memiliki rasa umami yang khas yang tidak dimiliki daging wagyu hasil perkawinan campuran / silang ( crossbred ). Selain itu rasa lemak yang meleleh dalam mulut juga berbeda.

Lemak dari purebred wagyu seketika akan terasa meleleh saat berada dalam mulut dan jika dimakan dalam jumlah banyak akan terasa eneg ( penuh ). Ini karena daging wagyu tinggi lemak dan mudah meleleh pada suhu ruangan.

Secara visual, daging wagyu terlihat seperti marble ( keramik ) penuh guratan lemak putih dengan warna daging merah muda. Bukan merah segar.

Baca Juga : Bumbu Instan Vs Bumbu Alami, Pilih Yang Mana ?

Nutrisi

Tidak bisa dipungkiri, rasa, aroma, sensasi, dan harga daging wagyu jauh melebihi daging sapi biasa. 1 kilogram wagyu bisa berharga jutaan rupiah. Bagaimana dengan nutrisinya ?

Tidak ada studi khusus mengenai nutrisi wagyu dibandingkan daging sapi biasa. Jadi, meskipun daging wagyu kaya akan omega 3, omega 6, protein, lemak tidak jenuh, dan lain – lain, sebaiknya juga tidak dikonsumsi berlebihan. Karena cara mengolah / memasak yang salah, resiko inflamasi pada tubuh, dan sebagainya tetap ada.

Dengan serangkaian informasi mengenai daging wagyu diatas, tidak mengherankan jika harganya berkali lipat daging sapi biasa. Apalagi jika disajikan oleh restaurant kualitas premium dan dengan kualitas wagyu purebred. Harganya pasti super mahal. Ada yang pernah mencoba ?

“Kesehatan tidak ternilai harganya. Pastikan anda memilih peralatan masak / dapur yang berkualitas untuk keluarga tercinta”

Tutup Kaca Panci, Hal Kecil Tapi Penting. Mengapa ?

Author: Asta & You

Panci Serbaguna Tutup Kaca, Praktis dan Lengkap

Author: Asta & You

Panci Anti Lengket Yang Bagus Itu Seperti Apa ?

Author: Asta & You

Leave your thought