0
Rp0.00
  • An empty cart

    You have no item in your shopping cart

Memasak Nasi dengan Rice Cooker dan Perawatannya

blank
21 Aug

Bagi sebagian besar orang Asia, nasi adalah sumber karbohidrat utama. Selain harganya relatif murah dan mudah dimasak, nasi juga banyak mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Cara memasaknya bisa dengan menggunakan panci / wajan, stock pots, maupun electric rice cooker ( mesin penanak nasi ).

Saat ini sudah tersedia berbagai macam dan jenis rice cooker, yang menggunakan api, gas, listrik, manual, digital, induksi, dan lain sebagainya. Ukuran dan warnanya pun bervariasi, dengan model yang selalu up to date.

Memasak nasi memiliki perjalanan panjang dan proses perubahan yang lama untuk bisa seperti sekarang, menjadi simple dan praktis.

Sejarah

Dikutip dari web-japan.org, dahulu nasi dimasak dengan menggunakan tungku di perapian. Beras dan air dalam tungku dimasak dengan menggunakan kayu bakar. Cara memasaknya sangat susah karena selain harus sering memperhatikan besar kecilnya api di dalam ruang yang penuh asap akibat pembakaran kayu bakar, waktu memasaknya pun bisa sepanjang hari.

Pada tahun 1955, Toshiba memproduksi dan memasarkan rice cooker untuk pertama kalinya di Jepang. Riset dan trial error selama 5 tahun akhirnya membuahkan hasil.

toshiba rice cooker
Rice cooker pertama di dunia buatan Toshiba

Penemuan ini membuat revolusi besar dalam dunia masak. Banyak orang akhirnya bisa menghemat waktu saat memasak nasi. Yang sebelumnya butuh waktu berjam – jam dan harus memperhatikan besar kecilnya api, sekarang sudah otomatis. Hasilnya, pabrik – pabrik dan merek lain pun mulai memproduksi rice cooker sehingga kemudian menyebar ke seluruh dunia.

Terus Berkembang

Pada tahun 1960, rice warm jar dengan timer dijual secara massal. Selesai dimasak, nasi bisa tetap hangat dengan menempatkannya pada rice warm jar. Nasi yang dimasak di pagi hari pun bisa tetap hangat dan enak dinikmati di malam hari. Ini benar – benar kemajuan besar dalam cara memasak nasi.

Para peneliti di pabrik terus bereksperimen dan mulai menempatkan micro computer ke dalam rice cooker pada tahun 1979. Fungsinya adalah untuk mengatur sirkulasi dan temperatur di dalam rice cooker agar nasi yang dihasilkan bisa tetap enak dan lembut.

Dan puncaknya pada tahun 1988, Matsushita Electric memperkenalkan rice cooker pertama dengan system induksi. System induksi membutuhkan listrik lebih banyak dan harganya lebih mahal. Namun, nasi yang dihasilkan akan jauh lebih enak.

Cara pengoperasiannya mudah. Untuk menghasilkan rasa nasi yang diinginkan cukup dengan menyesuaikan level air yang tercantum pada pot / panci. Dan tekan menu setting yang diinginkan. Simple.

Teknologi rice cooker terus berkembang dan memunculkan banyak modifikasi dan fitur – fitur baru. Yang awalnya hanya bisa untuk memasak nasi, kini bisa untuk memasak bubur, membuat roti, cake, dan lain – lain. Modifikasi dengan tutup kaca, dengan berbagai ukuran, warna, dan model juga terus bermunculan. Hal ini tidaklah mengherankan mengingat nasi tidak hanya dinikmati oleh sebagian besar orang asia, tetapi juga di seluruh dunia.

Jenis Rice Cooker / Penanak Nasi Elektrik

Di Indonesia, dikenal 3 jenis penanak nasi elektrik : penanak nasi, penghangat nasi, dan penanak sekaligus penghangat nasi.

Dari segi pengoperasian, masyarakat umum mengenal istilah rice cooker manual dan digital. Pengoperasian manual yaitu dengan cukup menekan satu tombol untuk memasak / menghangatkan nasi tanpa perlu melakukan setting / pengaturan apapun lagi. Sedangkan digital biasanya memiliki cukup banyak fitur seperti alarm, fitur memasak bubur, nasi goreng, nasi punel, nasi kuning, bubur bayi, cake, roti, yogurt, dan sebagainya. Untuk itu dibutuhkan pembelajaran lebih saat menggunakannya.

mesin penanak nasi
Digital Rice Cooker

Tips Memasak Nasi

Banyak pabrik dan peneliti terus berusaha menemukan cara memasak nasi yang terenak. Tekstur dan aroma nasi harus benar – benar terasa dan tetap bernutrisi tinggi. Nasi yang dimasak juga sebaiknya bisa bertahan hingga malam hari dan tidak basi atau berwarna kuning.

Untuk itu, berikut beberapa tipsnya yang diperoleh dari berbagai sumber :

  • Air yang digunakan untuk mencuci maupun memasak nasi harus air bersih dan tidak berbau. Warna air yang agak keruh atau berbau besi biasanya akan membuat nasi juga berwarna kusam / kuning.
  • Kadar air yang dipakai berbeda – beda untuk setiap jenis beras ( beras putih, merah, coklat, hitam, dan lain – lain ). Pastikan menggunakan kadar air yang dianjurkan untuk beras tertentu.
  • Pilihlah kualitas beras yang baik dan tidak kotor. Kualitas beras yang kurang baik akan membuat nasi mudah rusak dan berwarna kusam.
  • Jumlah air yang digunakan jangan terlalu banyak, jangan terlalu sedikit. Air yang terlalu banyak akan membuat nasi cenderung lembek, dan jika terlalu sedikit nasi akan terasa lebih keras.
  • Jangan membuka tutup rice cooker saat sedang proses memasak nasi. Ini akan membuat nasi tidak matang dengan sempurna. Setelah nasi matang, biarkan sesaat sekitar 10 menit. Buka tutup rice cooker dan aduk sebentar, lalu tutup lagi. Ini akan membuat nasi matang dengan sempurna.
  • Usahakan tidak memasak nasi untuk kebutuhan lebih dari 1 hari. Nasi yang dimasak hari itu diusahakan habis pada hari tersebut. Selain nutrisinya berkurang, nasi yang ‘menginap’ lebih dari 1 hari biasanya teksturnya akan cenderung lebih keras dan berubah lebih kusam.
  • Ada beberapa orang yang menambahkan daun pandan atau beberapa tetes air lemon agar memberikan efek aroma nasi yang lebih wangi. Ini kembali ke selera masing – masing individu.
  • Perhatikan dengan baik kebersihan dan kelayakan rice cooker. Kualitas nasi yang baik juga sangat ditentukan oleh kebersihan dan kelayakan alat yang digunakan saat memasak.

Setelah mengetahui beberapa tips memasak nasi, ada beberapa tips lagi mengenai cara merawat rice cooker agar tetap awet.

Tips Merawat Rice Cooker

  • Jangan mencuci beras menggunakan pot / panci rice cooker. Sudut beras yang tajam mungkin bisa menggores permukaan pot. Jika hal ini terjadi pot akan mudah rusak dan berbahaya bagi kesehatan.
  • Sehabis dipakai, biarkan dingin. Dan rendam pot / panci dengan air. Lalu cuci, bersihkan, dan keringkan pot setiap kali selesai dipakai.
  • Lepas parts satu persatu ( inner pot, karet, katup uap, pembuangan air ) secara perlahan. Cuci dan bersihkan karena mungkin ada sisa air atau makanan yang terselip. Ini akan menimbulkan jamur dan bau tak sedap.

rice cooker
Tiger Rice Cooker Inner Parts

  • Jangan gunakan alat / besi yang bisa menggores permukaan pot saat dibersihkan. Pakailah kain / spons halus. Jika ada kerak / sisa makanan yang melengket, rendam dalam air sabun sambil digosok perlahan.
  • Usahakan colokan kabel rice cooker tidak tersambung dengan colokan kabel lainnya atau bercabang – cabang. Selain lebih aman, ini agar aliran listrik bisa lebih stabil sehingga penanak nasi bisa lebih awet. Jika tegangan listrik di rumah tidak stabil ( naik – turun ), usahakan menambahkan stabilizer.
  • Bersihkan dan keringkan seluruh bagian dalam dan luarnya agar tidak ada sisa air atau makanan yang tertinggal. Simpan di tempat sejuk dan kering.

Rice cooker yang dirawat dengan baik akan bertahan lama hingga bertahun – tahun. Bagian yang terpenting adalah inner pot nya. Usahakan jangan tergores karena serpihan / cuilan dari coating akan ikut larut dalam nasi. Dan ini akan berbahaya bagi kesehatan. Jika inner pot sudah tergores atau terkelupas atau pesok, segera ganti dengan yang baru.

Asta Homeware
Better Life, Better Home

Ikan salmon

Tips Memilih dan Memasak Ikan Salmon

Author: Asta & You
ikan salmon

Mengenal Ikan Salmon dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Author: Asta & You
blank

Perlukah Mencuci Daging Ayam Sebelum Dimasak ?

Author: Asta & You

One Comment

  1. […] butiranlong grainadalah 4 – 5 kali dari lebar badannya.Mudah untuk dimasakdan tidak lengket. Beras lokal Indonesia kebanyakan dari jenis long grain seperti IR64, Rojolele, […]

Leave your thought