0
Rp0.00
  • An empty cart

    You have no item in your shopping cart

Garam Apa yang Terbaik bagi Kesehatan ?

blank
15 Apr

Tahukah anda di dunia ada lebih dari 10 jenis garam ? Selain garam dapur yang kita kenal dan sering kita gunakan, ternyata ada beberapa jenis garam lain yang jarang kita ketahui. Apa saja jenisnya ? Dan garam apa yang terbaik bagi kesehatan ?

Tak bisa dipungkiri, garam dapur adalah bahan terpenting dalam memasak. Tanpa garam, makanan akan terasa hambar dan tidak menimbulkan selera.

Sejarah Garam

Dikutip dari wikipedia, garam ditemukan dan diproduksi sejak tahun 5,600 SM di provinsi Shanxi, China. Jejak penggunaan garam juga ditemukan di kota Soltnisata pada tahun 5,400 SM, dimana kota Soltnisata dulunya diyakini sebagai kota pertama di benua Eropa.

Selain sebagai bumbu dalam makanan, dahulu kala garam juga digunakan sebagai alat barter dan mata uang. Selain itu garam juga digunakan sebagai pengawet makanan dan juga dalam prosesi pemakaman.

Garam juga digunakan untuk membayar upah / gaji tentara Romawi saat itu. Kata salary berasal dari kata salt ( garam ). Demikian juga kata salad, berasal dari kata latin, salt ( garam ) yang berarti mengasinkan sayuran.

Karakteristik Garam

Dalam garam, terkandung rasa asin, asam, manis, pahit, dan gurih. Biasanya tidak berbau dan memiliki bermacam – macam bentuk dan tekstur. Garam pada umumnya berwarna putih. Warna garam seperti biru, hitam, kuning, merah, dan lain – lain tergantung dari tingkat kandungan mineral di dalamnya.

Garam merupakan hasil reaksi ion positif yang bersifat basa ( anion ) dan ion negatif ( kation ).

Pembuatan Garam Dapur

Pada umumnya garam diperoleh dari hasil evaporasi air laut atau dari pertambangan garam.

Tambang garam. Image by Winsford Salt Mine
blank
Garam evaporasi air laut. Image by Wikipedia

Air laut dalam kolam kecil dibiarkan mengendap dan menguap oleh panas matahari. Endapan hasil evaporasi kemudian disaring dan dicuci bersih dengan air laut. Kemudian dicuci lagi dengan air tawar dan dibiarkan mengering 2 – 3 bulan. Pada tahap ini kemurnian garam mencapai 99.4% dan sudah siap digunakan. Garam jenis ini biasanya disebut garam industri.

Untuk hasil yang lebih baik, garam dicuci lagi dengan konsentrat air laut, kemudian dicuci dengan air tawar. Dikeringkan 1 – 2 hari, kemudian dipanaskan dalam oven pada suhu 185 derajat celcius. Pada tahap ini kemurniannya mencapai 99.8% ( 99.9% kandungan sodium chloride ), sehingga siap untuk digunakan dalam proses memasak. Jenis inilah yang umum kita kenal sebagai garam masak / garam dapur.

Garam untuk konsumsi manusia membutuhkan tingkat kemurnian yang lebih tinggi daripada garam untuk kebutuhan lain, misalnya untuk konstruksi, kimia, jalan, dan lain – lain.

Garam yang tingkat kemurniannya rendah mengandung unsur – unsur lain yang tidak cocok digunakan untuk memasak. Contohnya, calcium cenderung membuat sayuran lebih keras. Tembaga dan besi mudah merusak vitamin C dan membuat makanan berlemak mudah basi. Itu beberapa contoh bila garam terlalu banyak memiliki unsur lainnya dibandingkan sodium chloride itu sendiri.

Jenis – Jenis Garam

Garam ada banyak jenisnya. Berikut daftarnya :

  • Garam Meja / Table Salt
    Biasanya mengandung yodium untuk mencegah penyakit tiroid seperti gondok, mendukung pertumbuhan otak janin, bayi, dan anak – anak.
    Garam meja juga dilengkapi dengan tambahan anti caking ( anti penggumpalan ). Biasanya bertekstur lembut / halus seperti pasir. Garam jenis ini hampir ada di setiap rumah tangga.
  • Garam Laut / Sea Salt
    Warna garam laut biasanya lebih kusam. Semakin gelap warnanya, semakin tinggi kandungan mineral dan partikel lain selain sodium chloride. Garam laut bertekstur kasar.
  • Kosher Salt
    Disebut ‘kosher’ karena garam ini biasanya dipakai di masakan Yahudi. Kata kosher sendiri berarti bersih atau murni. Berwarna putih dengan tekstur agak kasar, kosher salt mudah larut dalam makanan. Kosher salt umum digunakan di masakan yahudi seperti sup ayam ( jewish chicken soup ), bagels, matzah balls soup, kugel, brisket, dan lain – lain.

Baca Juga : Vegan atau Vegetarian, Pilihan Anda ?

  • Himalayan Pink Salt
    Ditambang di Pakistan, himalayan pink salt teroksidasi sehingga menyebabkan warna karat ( pink ). Selain itu terdapat kandungan 84 mineral lain seperti potassium, magnesium, besi, calcium, dan lain – lain di dalamnya. Garam ini ditambang secara alami di salah satu pertambangan tertua di dunia sehingga dianggap lebih baik dan alami daripada garam biasa.
  • Black Hawaiian Salt
    Dengan menambahkan arang aktif dalam proses pembuatannya, garam ini menjadi berwarna hitam dan beraroma tajam. Black hawaiian salt ditambang dari gunung berapi di Hawaii. Biasanya dipakai sebagai finishing dengan ditaburkan di atas makanan.

Hawaiian Black Salt. Image by iStock

  • Red Hawaiian Salt
    Disebut juga alaea salt, karena dicampur dengan tanah liat kaya oksida yang disebut alaea sehingga berwarna kemerahan seperti tanah. Garam red hawaiian bertekstur kasar dan beraroma sedikit pedas. Biasanya dipakai bersama dengan daging atau seafood.
  • Smoked Salt
    Jenis garam dapur ini digunakan untuk memberikan aroma tertentu pada makanan. Smoked salt diperoleh dengan ‘mengasapi’ garam dengan kayu yang dibakar untuk memberikan efek aroma pada garam. Aroma yang ditimbulkan bermacam – macam tergantung pada lama pengasapan dan jenis kayu yang dipakai. Smoked salt bertekstur kasar dan berwarna kecoklatan.
  • Flake Salt
    Berbentuk serpihan ringan dan tipis. Diperoleh dari hasil evaporasi air laut secara alami, minim kandungan mineral dan rasanya lebih asin. Flake salt digunakan pada saat finishing.
  • Celtic Sea Salt
    Berasal dari Perancis, dikenal juga dengan nama sel gris ( grey salt ). Warna keabuan diperoleh dari kandungan mineral didalamnya. Cocok dipakai untuk memasak maupun finishing.

Celtic Sea Salt. Image by Country Living Magazine

  • Fleur De Sel
    Garam fleur de sel tergolong sebagai garam mahal karena diolah secara alami di perairan Britania, Perancis. Garam ini sangat tipis dan halus karena diambil dari lapisan teratas air laut hasil pengendapan. Biasanya digunakan saat finishing.
  • Kala Namak
    Berarti ‘garam hitam’ dalam bahasa Nepal. Kala Namak adalah garam himalayan yang dimasukkan dalam botol bersama dengan rempah – rempah, arang, kulit kayu, dan biji – bijian yang kemudian dibakar selama 24 jam. Hasilnya kemudian didinginkan dan disimpan. Warnanya hitam kemerahan, beraroma tajam agak seperti telur. Garam Kala Namak biasanya digunakan oleh vegan dan vegetarian.

Manfaat Garam

Selain untuk memasak, garam memiliki banyak kegunaan dan manfaat, antara lain :

  • Bumbu masakan
  • Mengawetkan makanan
  • Salah satu material dalam pembuatan sabun
  • Mencairkan es / salju
  • Dipakai dalam pembuatan soda
  • Digunakan dalam acara spiritual
  • Membersihkan noda, karat, dan lain – lain
  • Digunakan dalam banyak industri seperti industri tekstil, plastik, kertas, dan lain – lain.

Garam Apa yang Terbaik ?

Hingga saat ini, belum ada suatu studi pun yang mempelajari masing – masing jenis garam dan komposisi nutrisinya untuk menentukan mana yang terbaik.

Setiap jenis garam memiliki karakteristik, tekstur, rasa, dan kandungan mineral yang berbeda – beda. Jadi, yang terpenting adalah bagaimana kita mengatur asupan garam harian yang sehat dan sesuai dengan kondisi tubuh agar tidak berlebih.

Asupan garam per hari untuk dewasa adalah sekitar 6 – 11 gram per hari atau sama dengan 2,400 – 4,400 mg sodium. Itu juga setara dengan 2 sendok teh garam. Bagi penderita darah tinggi / hypertensi, asupan garam hariannya harus dibawah itu.

Jadi, bebaslah untuk berkreasi dan bereksperimen dengan berbagai jenis garam dapur yang ada. Karena garam dapur lebih diperuntukkan untuk cita rasa makanan, bukan sebagai vitamin, apalagi obat.

blank

Perlengkapan dan Peralatan Dapur, apa bedanya ?

Author: Asta & You
blank

Jenis Jamur Masak dan Kandungan Nutrisinya

Author: Asta & You
blank

Resep Jamur Enoki Daging Sapi ala Jepang

Author: Asta & You

Leave your thought