0
Rp0.00
  • An empty cart

    You have no item in your shopping cart

7 Jenis Diet Sehat Populer

blank
31 Jan

Tentu kita sangat sering mendengar kata ‘diet’. Begitu banyak orang membicarakan dan melakukan diet. Ada yang bertujuan untuk menurunkan / menaikkan berat badan, ada yang untuk membentuk tubuh ideal, ada juga untuk tujuan tertentu. Di artikel kali ini kita akan membahas mengenai 7 jenis diet sehat yang populer dan manfaatnya bagi tubuh. Mungkin ada yang ingin melakukan diet sehat, ayo silakan dicoba : )

Diet berhubungan dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari – hari. Tahukah anda, diet berasal dari bahasa Yunani diaita via diaitan yang berarti a way of living ( diaita ) dan to lead, to govern ( diaitan ). Dengan kata lain, diet bisa diartikan sebagai cara untuk mengatur pola hidup. Oleh karena itu, kemudian diterjemahkan menjadi cara mengatur pola makan dengan tujuan tertentu.

Pada umumnya, diet ditujukan untuk mengurangi / menambah berat badan atau untuk terapi atas suatu kondisi kesehatan, misalnya diet untuk penderita diabetes, tekanan darah tinggi, penderita kanker, dan lain sebagainya.

Perlukah Melakukan Diet ?

Setiap hari, makanan yang kita konsumsi begitu banyak ragam dan rasanya. Jika dicermati, dalam waktu seminggu saja seseorang bisa melahap begitu banyak jumlah dan jenis makanan. Ini belum termasuk minuman dan camilan, yang diantaranya sangat mungkin terdapat kandungan yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan apabila dikonsumsi berlebihan.

Sebagai contoh, kita jarang menghitung berapa jumlah kalori dalam suatu makanan yang dimakan, kadar lemaknya, kandungan gula, garam, kandungan nutrisi, vitamin, dan lain – lain. Bisa saja apa yang selama ini kita makan atau dianggap baik malah bisa ternyata salah dan berbahaya bagi kesehatan.

Oleh karena itu, kita kadang perlu mereset atau mulai mengatur ulang apa yang kita konsumsi sehari – hari dan pengaruhnya bagi kesehatan. Seperti kalimat bijak berkata, what you eat is what you are.

Balanced Diet

Balanced diet adalah diet atau pola makan yang mengusahakan setiap kebutuhan nutrisi tubuh tersedia lengkap dan seimbang dalam makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari – harinya.

Nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin, dan serat, diusahakan tersedia dalam makanan / minuman dalam porsi yang cukup.

Balanced diet adalah dasar dari bentuk – bentuk diet yang kemudian dikembangkan, seperti diet keto, diet mayo, clean eating, paleo, dan lain sebagainya.

Jika saat ini merasa kurang nyaman dengan bentuk atau berat badan anda, atau merasa kurang fit dan sering sakit – sakitan, mungkin itu tandanya anda perlu mulai memperhatikan pola hidup dan mulai melakukan diet.

Diet jenis apa yang kira – kira sesuai ?

Jenis Diet Sehat

Begitu banyak jenis diet yang berkembang dan begitu banyak orang termasuk selebriti, artis, publik figur, yang melakukan diet. Banyak yang berhasil, ada yang gagal, bahkan ada yang menyebabkan kematian akibat salah menerapkan atau terlalu ekstrem dalam berdiet. Banyak juga yang hanya sekedar mengikuti trend dan akhirnya berhenti di tengah jalan.

1. Keto Diet

Ketogenic diet atau diet keto adalah diet rendah karbohidrat namun tinggi lemak. Dengan melakukan diet keto, tubuh akan mengalami kondisi ketosis dimana lemak menjadi sumber utama energi, bukan karbohidrat.

blank
Keto Food

Makanan yang disarankan :
Ikan, keju, telur, daging, susu, apokat, dan sayuran.

Makanan yang dihindari :
Makanan dengan kadar gula tinggi seperti ice cream, permen, minuman bersoda, buah buahan, kacang, nasi, roti, tepung terigu, gandum, dan lain – lain.

Selama menjalani diet keto, kadar insulin dalam darah akan menurun drastis. Akibatnya, bisa saja timbul rasa pusing dan sakit kepala serta penurunan massa otot. Sehingga sebelum melakukan diet keto sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, terutama bagi penderita diabetes.

Dari hasil penelitian, banyak orang berhasil melakukan diet keto dan merasakan manfaatnya seperti penurunan berat badan, membantu mengurangi penggunaan obat – obatan untuk diabetes, mengurangi kejang epilepsi pada anak, untuk terapi kanker, tumor, parkinson, alzheimer, dan lain – lain.

Akan tetapi, bagi sebagian orang mungkin akan mengalami sakit kepala, bau mulut tak sedap, sembelit, pusing, penurunan massa otot, dan lain – lain, sehingga tentu akan merasa tidak terlalu nyaman. Atlit profesional dan orang yang sedang meningkatkan berat tubuh tidak disarankan untuk melakukan diet ini.

Diet Keto banyak dilakukan oleh selebriti seperti Kim Kardashian, Gwyneth Paltrow, Megan Fox, Dian Sastro, Ivan Gunawan, dan lain – lain.

2. Mayo Clinic Diet

Diet Mayo dan diet Mayo Clinic adalah 2 pola diet yang berbeda. Diet Mayo fokus pada pembatasan garam dan jumlah karbohidrat yang dikonsumsi selama 13 hari ke depan. Makanan yang diolah pun dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang. Sedangkan diet Mayo Clinic mengacu pada diet sehat yang dikenalkan oleh Mayo Clinic.

Untuk jangka pendek, diet Mayo diklaim bisa menurunkan berat badan secara drastis dalam waktu singkat. Efek sampingnya tentu massa otot tubuh akan berkurang cepat dalam waktu singkat dan tubuh terlihat ‘layu’.

Secara jangka panjang tidak disarankan karena adanya asupan nutrisi penting seperti garam dan karbohidrat yang dihilangkan. Sehingga jika diterapkan dalam kurun waktu lama, dikhawatirkan akan berdampak negatif pada kesehatan.

Diet Mayo Clinic sendiri berasal dari hasil penelitian dan riset team kesehatan Mayo Clinic ( salah satu lembaga kesehatan di Amerika ). Diet ini untuk membantu orang menurunkan berat badan secara sehat secara jangka panjang. Caranya yaitu dengan berolah raga 30 menit sehari dan makan lebih banyak sayuran dan buah.

Dikenal dengan pyramida diet Mayo Clinic, kita diminta untuk makan lebih banyak makanan dari level pyramida terendah dan semakin berkurang pada level tertingginya.

Pada umumnya, diet Mayo Clinic aman karena menitik beratkan pada konsumsi sayur dan buah, dan tidak menghilangkan nutrisi lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh. Pada beberapa orang mungkin ada rasa tidak nyaman di perut karena adanya peningkatan gas / asam lambung. Tetapi seharusnya itu terjadi hanya sementara saja karena penyesuaian pola diet yang berubah.

3. Alkaline Diet

Pernah tahu tentang selebriti terkenal Victoria Beckham ? Ya, Victoria Beckham adalah yang pertama mempopulerkan diet Alkaline.

Diet Alkaline dipercaya bisa menurunkan berat badan, mencegah radang sendi, dan kanker. Caranya ? Dengan tidak mengkonsumsi makanan dan minuman yang bisa memproduksi ‘asam’ dalam tubuh karena asam dipercaya akan berdampak negatif pada tubuh. Sebaliknya disarankan untuk banyak mengkonsumsi makanan dan minuman yang tinggi alkaline sehingga pH ( tingkat keasaman ) dalam tubuh bisa terjaga.

Makanan yang disarankan :
Semua buah dan sayuran, kacang kedelai, tahu, kacang kacangan, dan biji – bijian.

Makanan yang dihindari :
Telur, daging, semua makanan kalengan, makanan cepat saji, alkohol, kopi, dan teh.

Diet Alkaline baik untuk kesehatan karena fokus pada konsumsi sayur dan buah. Akan tetapi, faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah bila anda memiliki aktivitas kesibukan yang tinggi dan sering bertemu relasi kerja, maka mungkin akan kesulitan bila harus mencari restaurant yang menyediakan menu khusus diet Alkaline.

Selain itu, pemenuhan protein dan kalsium yang dibutuhkan tubuh semata – mata hanya berasal dari sayuran dan buah yang dikonsumsi, sehingga anda perlu cermat mensiasati pemenuhan protein dan kalsium yang cukup dari sumber lainnya.

Diet Alkaline bagus bila dijalankan dengan disiplin tetapi sebaiknya diimbangi dengan aktivitas / olah raga yang seimbang. Selebriti yang melakukan diet Alkaline seperti Jennifer Anniston, Kate Hudson, Victoria Beckham, dan lain – lain.

4. Clean Eating Diet

Tosca Reno, seorang ibu dan health influencer dari Kanada, menulis buku tentang Clean Eating Diet yang begitu populer. Reno mengatakan bahwa dengan memakan makanan yang mengandung ‘lean protein’ , buah dan sayuran segar, dan dikonsumsi sebanyak 6 kali sehari dengan porsi cukup, akan meningkatkan metabolisme tubuh secara drastis. Hal ini tentu juga diikuti dengan minum air putih yang banyak dan olah raga yang teratur.

Lean protein sendiri adalah makanan yang tinggi protein, rendah lemak dan rendah kolestrol, tetapi cukup mengandung vitamin dan serat.

blank
Lean Protein Food

Reno juga menclaim bahwa dengan rutin menjalankan diet Clean Eating, selain efektif menurunkan berat badan, tubuh akan terasa lebih fit dan berenergi. Gusi dan gigi akan lebih sehat dan kulit pun akan lebih bercahaya.

Untuk menunjang keberhasilan dietnya, Reno juga menyarankan olah raga cardio dan angkat beban 5 – 6 kali seminggu dengan durasi 45 menit.

Makanan dan pola yang disarankan :
Sarapan 1 jam setelah bangun tidur, makanlah 6x sehari dalam porsi kecil, lean protein, lemak sehat, buah dan sayuran segar, dan minum 2 – 3 liter air per hari.

Makanan yang harus dihindari :
Tepung terigu, gula, pemanis buatan, alkohol, jus kemasan, soda, dan makanan cepat saji.

Reno juga menyarankan olah raga cardio dan angkat beban 5 – 6 kali seminggu dengan durasi 45 menit.

Clean Eating Diet lebih mendekati balanced diet sehingga pola diet sehat ini relatif lebih mudah diikuti. Selain itu, dengan tidak membatasi asupan makanan tertentu, nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh akan tetap terpenuhi.

Akan tetapi, yang mungkin akan membuat orang mudah menyerah adalah frekuensi 5 – 6 kali olah raga dalam seminggu, yang mungkin tidak semua orang bisa disiplin melakukannya.

5. Paleo Diet

Diet Paleo atau juga dikenal dengan Ancient / Caveman Diet dimulai sejak tahun 1970an oleh seorang ahli gastronomi bernama Walter Voegtlin.

Walter mengajarkan bahwa pola makan manusia abad paleo ( ribuan tahun lalu ) seharusnya bisa diadaptasi oleh manusia modern saat ini, dimana makanan yang diperoleh oleh manusia jaman dahulu yang didapatkan dari hasil berburu lebih sehat dan alami. Tanpa banyak tambahan bumbu atau penyedap rasa.

Tidak seperti sekarang dimana makanan banyak mengalami proses perubahan bentuk fisik, rekayasa genetik, dan ditambahkan berbagai rasa buatan. Hal inilah yang menurut Walter sumber dari berbagai penyakit dan obesitas.

Daging yang dimasak harus rendah garam karena manusia purba tidak menggarami makanannya. Susu dan hasil pertanian lainnya juga tidak diperbolehkan karena manusia purba tidak beternak dan tidak bercocok tanam. Demikian juga dengan sayur dan buah – buahan harus organik karena manusia purba tidak bertani. Jadi apa yang dimakan / dikonsumsi oleh manusia purba diadaptasi oleh manusia modern. Itulah prinsip dasar dari diet Paleo.

Paleo Diet Food

Seperti semua diet pada umumnya yang memiliki kelebihan dan kekurangan, diet Paleo juga beresiko terjadinya kenaikan kolestrol dan lemak, dan kekurangan nutrisi lainnya akibat pembatasan beberapa makanan. Hal ini karena ada beberapa jenis makanan yang kadar nutrisinya tidak bisa digantikan oleh makanan pengganti lainnya.

Jika ingin mengetahui diet Paleo lebih jauh termasuk menu hariannya, bisa dilihat disini.

6. Mediterranean Diet

Diet Mediterranean adalah salah satu diet sehat yang populer sekitar tahun 1990an karena terbukti meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan obesitas. WHO sendiri memperkenalkan diet Mediterranean sebagai salah satu diet sehat dan bisa dilakukan secara jangka panjang.

Selain berfokus kepada makanan seperti biji – bijian, kacang – kacangan, ikan, sayuran, buah, minyak zaitun ( olive oil ), dan sedikit daging merah, diet Mediterranean juga menekankan pada kebersamaan saat makan dengan keluarga dan olah raga.

Diet Mediterranean sendiri mengadopsi pola makan dari orang – orang yang tinggal di Yunani dan Italy bagian selatan. Dimana saat makan biasanya keluarga berkumpul bersama, berbicara, dan bersenda gurau, sehingga meningkatkan gairah makan dan rasa kebersamaan.

blank
Mediterranean Diet Food

Salah satu hal yang sangat penting dalam menjalankan diet Mediterranean adalah konsumsi lemak sehat yang dianjurkan seperti olive oil, ikan tuna, salmon, biji – bijian dan kacang – kacangan. Ikan yang digoreng dengan cara deep fried pun tidak disarankan.

Beberapa selebriti yang melakukan diet Mediterranean seperti Robert de Niro, Penelope Cruz, dan Lady Gaga.

7. Blood Type Diet

blank
Blood Type Diet Book

Golongan darah O sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan tinggi protein dan daging, sayuran, buah, tetapi membatasi produk susu, kacang – kacangan, biji – bijian seperti roti gandum, dan lain – lain.

Golongan darah A memiliki system kekebalan tubuh yang lebih sensitif. Oleh sebab itu, golongan darah A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan segar dan organik, memperbanyak sayur dan buah, kacang – kacangan, biji – bijian, seafood serta membatasi daging.

Golongan darah B sebaiknya tidak makan daging ayam, jagung, tepung terigu, tomat dan kacang. Disarankan untuk makan makanan seperti sayuran hijau, telur, daging, susu rendah lemak, dan gandum.

Golongan darah AB cenderung memiliki tingkat asam lambung lebih tinggi dari golongan darah lainnya. Oleh sebab itu sebaiknya hindari kopi, alkohol, daging asap, atau makanan yang bisa meningkatkan asam lambung. Daging ayam juga sebaiknya dihindari. Golongan darah AB dianjurkan makan sayuran hijau, buah, produk susu dan olahannya, seafood dan kacang kedelai.

Diet Golongan Darah juga membedakan olah raga yang harus dilakukan berdasarkan golongan darah. Misalnya golongan darah A lebih cocok melakukan yoga atau senam Tai Chi, sedangkan golongan darah O lebih cocok untuk aerobik atau bersepeda.

Diet yang Sehat itu yang bagaimana ?

Pada dasarnya, apapun jenis diet yang dilakukan semuanya baik dan sehat. Yang penting adalah bisa menyesuaikan dengan kondisi tubuh masing – masing dan tujuan diet dilakukan.

Bagi yang menderita suatu penyakit atau sedang menjalani terapi dimana tubuh memerlukan asupan nutrisi atau vitamin tertentu pasti membutuhkan penyesuaian atas diet yang dipilih. Demikian juga jika diet yang dipilih ternyata membutuhkan biaya yang relatif besar, misalnya bahan makanan yang dianjurkan tergolong mahal, tentu harus dicarikan substitusinya atau disesuaikan dengan kemampuan.

Dan agar diet yang dilakukan bisa berhasil dengan maksimal, selain menjaga pola makan yang sehat, dibutuhkan olah raga yang rutin, istirahat yang cukup, dan kebersamaan waktu dengan keluarga dan orang – orang terdekat. Sehingga diharapkan diet yang dilakukan bisa membuat kita semua sehat secara fisik dan mental. Dengan begitu diet sehat yang kita lakukan akan tercapai dengan sempurna.

blank

Perlukah Mencuci Daging Ayam Sebelum Dimasak ?

Author: Asta & You
blank

Jenis Beras Apa yang Terbaik ?

Author: Asta & You
blank

Memasak Nasi dengan Rice Cooker dan Perawatannya

Author: Asta & You

Leave your thought